Tersangkut Skandal Korupsi, Presiden Namibia Hage Geingob Menang Lagi

Kompas.com - 01/12/2019, 18:17 WIB
Presiden Namibia Hage Gottfried Geingob membahas kerja sama pertanian dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Bandara Halim Perdanakusuma, Sabtu (1/9/2018) Dok. Humas KementanPresiden Namibia Hage Gottfried Geingob membahas kerja sama pertanian dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Bandara Halim Perdanakusuma, Sabtu (1/9/2018)

WINDHOEK, KOMPAS.com - Presiden Namibia Hage Gottfried Geingob kembali berkuasa setelah diputuskan menang pemilu pada Sabtu (30/11/2019) kemarin.

Melansir The Guardian, Geingob meraih 56 persen suara, mengalahkan lawannya dari jalur independen, Panduleni Itula yang meraup 29 persen suara.

Kendati menang, perolehan suara Geingob merosot dari pemilu yang memenangkannya 2014 lalu. Lima tahun lalu, Geingob berhasil meraih 87 persen suara.

Merosotnya dukungan untuk Geingob dikarenakan keekcewaan masyarakat akan skandal korupsi dan pengangguran yang meningkat.


Baca juga: Presiden Namibia Apresiasi Indonesia Mampu Swasembada Pangan

"Ini kampanye yang sangat berat," kata Geingob usai pengumuman kemenangan.

"Saya berkampanye mati-matian," lanjut dia.

Geingob merasa bangga kembali memenangkan pemilu yang bebas dan adil. Ia bersyukur tak ada hambatan dalam pemilu.

"Sebagai warga Namibia saya bangga kita bisa punya pemilu yang bebas dan adil. Tidak ada pertikaian, tidak ada saling serang, semua bebas bergerak," kata Geingob.

Baca juga: Dilanda Kekeringan, Namibia Bakal Jual 1.000 Satwa Liar

Selain suara Geingob yang turun, suara partainya di legislatif juga merosot. Partai South West Africa People's Organisation (SWAPO) tadinya menguasai dua per tiga dari 96 kursi di parlemen.

Namun kini SWAPO hanya mendapat 63 kursi dari sebelumnya 77 kursi. Adapun tingkat partisipasi pemilu sebesar 60 persen.

Beberapa hal yang membuat suara SWAPO dan Geingob turun yakni pelemahan ekonomi dan skandal korupsi terbesar dalam sejarah Namibia.

Selama tiga tahun terakhir, perekonomian Namibia merosot. Kekeringan parah telah membuat ekspor pertanian menurun.

Baca juga: Indonesia Akan Bangun 2.000 Rumah Rakyat di Namibia

Ini diperparah dengan skandal korupsi yang telah menyeret dua menteri Geingob. Pemerintahan Geingob dituding terlibat menerima suap untuk memuluskan izin perusahaan perikanan terbesar Islandia, Samherji.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Internasional
Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Internasional
Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Internasional
Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Internasional
Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Internasional
Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Internasional
Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Internasional
Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Internasional
Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Internasional
Korea Utara Klaim Gelar Tes yang 'Sangat Penting'

Korea Utara Klaim Gelar Tes yang "Sangat Penting"

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

Internasional
'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X