Erdogan Sebut Presiden Perancis "Mati Otak" Buntut Komentar soal NATO

Kompas.com - 30/11/2019, 11:47 WIB
Dalam foto yang diambil pada 5 Januari 2018, Presiden Perancis Emmanuel Macron (kanan) dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berjalan selama konferensi pers di Champs Elysee di Paris. AFP/POOL/LUDOVIC MARINDalam foto yang diambil pada 5 Januari 2018, Presiden Perancis Emmanuel Macron (kanan) dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berjalan selama konferensi pers di Champs Elysee di Paris.

ISTANBUL, KOMPAS.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyebut Presiden Perancis Emmanuel Macron " mati otak" buntut komentar soal NATO yang dia lontarkan.

Dalam wawancara dengan majalah Economist bulan ini, Macron mengeluhkan kurangnya kerja sama antara AS dengan Eropa.

Baca juga: Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Dia mengklaim bahwa NATO saat ini tengah mengalami "mati otak", dan juga mengomentari serangan Turki ke milisi Kurdi.


Sebagian negara Barat menentang operasi militer yang dimulai ketika Presiden Donald Trump menarik pasukan AS dari Suriah.

"Saya berbicara kepada Presiden Perancis Emmanuel Macron, dan saya akan mengatakannya juga di NATO," koar Erdogan.

"Pertama, apakah mati otak di dirimu sudah dicek. Sebab, pernyataan ini hanya cocok kepadamu yang juga di fase mati otak," semburnya.

Dilansir AFP Jumat (29/11/2019), Erdogan menyebut Macron hanya ingin pamer. Tapi, dia tidak berkontribusi NATO.

"Percaya pada saya, Macron itu tidak berpengalaman. Dia tidak tahu bagaimana memerangi teror. Karena itu rompi kuning bisa menginvasi Perancis," klaimnya.

Dia merujuk kepada aksi protes yang melanda Negeri "Anggur", dilakukan oleh "yellow vest" dalam satu tahun terakhir.

Mantan Perdana Menteri Turki itu juga menyatakan, Ankara mempunyai hak menggelar serangan terhadap milisi Kurdi pada 9 Oktober.

"Apa urusanmu di Suriah? Terserah saja, engkau akan menghormati kebijakan kami cepat atau lambat. Tak ada cara lain," tukasnya.

Baca juga: Presiden Perancis Marah karena Presiden Brasil Hina Sang Istri

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Internasional
Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Internasional
Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Internasional
Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Internasional
Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Internasional
Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Internasional
Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Internasional
Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Internasional
Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Internasional
Korea Utara Klaim Gelar Tes yang 'Sangat Penting'

Korea Utara Klaim Gelar Tes yang "Sangat Penting"

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

Internasional
'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X