KILAS

Ini Capaian Positif Indonesia Menjadi Anggota Dewan Keamanan PBB

Kompas.com - 30/11/2019, 11:04 WIB
Sebanyak 30 warganet berkumpul untuk lakukan tur Gedung Pancasila dan berdiskusi dengan Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Febrian Ruddyard dan Komandan Satgas FPU Minusca, AKBP F.X Arendra Wahyudi mengenai peran dan capaian Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB. Dok. Humas KemenluSebanyak 30 warganet berkumpul untuk lakukan tur Gedung Pancasila dan berdiskusi dengan Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Febrian Ruddyard dan Komandan Satgas FPU Minusca, AKBP F.X Arendra Wahyudi mengenai peran dan capaian Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.

KOMPAS.com – Selama hampir 12 bulan Indonesia telah menjadi representasi Kawasan Asia di Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Pada posisi tersebut, Indonesia telah memenuhi janji kampanyenya untuk menjadi a true partner for world peace dengan mengedepankan pendekatan konstruktif dan menjadi penghubung negara-negara anggota DK dalam isu-isu yang sensitif.

Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral, Febrian Alphyanto Ruddyard menggunakan konsep film Pacific Rim untuk menggambarkan kolaborasi negara-negara yang duduk di DK PBB.

Ia mengatakan Jaeger merupakan robot pahlawan yang perlu dipiloti oleh sedikitnya dua orang, tetapi mereka harus saling koordinasi dan melihat tindakan yang akan dilakukan satu sama lain agar bisa menyelamatkan dunia.

Baca juga: Kemenlu Terus Berikan Pendampingan Terhadap Suporter yang Masih Ditahan di Malaysia

“Ini yang kami lakukan di DK PBB tetapi melibatkan 15 pilot yang tidak mudah untuk menyatukan pikiran,” ungkap Febrian saat berdiskusi mengenai kiprah Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2019-2020 di Gedung Pancasila, Jakarta (29/11/2019).

Sejak memulai keanggotaannya, lanjut Febrian, Indonesia dipercaya untuk memimpin 3 Komite Sanksi mengenai terorisme dan perlucutan senjata di DK PBB, yakni Komite 1267, Komite 1988, dan Komite 1540.

Kontribusi Indonesia di DK juga terlihat dari peran aktif Indonesia sebagai co-penholders dua isu penting, yaitu Palestina (bersama Kuwait) dan Afghanistan (bersama Jerman).

Baca juga: Kemenlu dan Kemenag Raih Penghargaan Kepatuhan Tinggi Bidang Pelayanan Publik

Ketika menjabat sebagai Presiden DK PBB selama bulan Mei 2019, Indonesia berhasil menunjukkan esensi kepemimpinan intelektualnya melalui pemilihan tema “Investing in Peace" dan penyelenggaraan 5 signature events.

Pertama, Presidensi Indonesia telah berhasil mengesahkan 4 Resolusi, 1 Presidential Statement, 3 Press Statement dan 3 Element to the Press.

Kedua, memperkenalkan working method baru yang inovatif, yaitu “Sofa Talk" dan Regional Wrap-up Session.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X