SEA Games 2019 Filipina Bermasalah, Duterte Minta Maaf

Kompas.com - 29/11/2019, 22:44 WIB
Presiden Filipina Rodrigo Duterte. AFP PHOTOPresiden Filipina Rodrigo Duterte.

MANILA, KOMPAS.com - Presiden Filipina Rodrigo Duterte minta maaf atas berbagai permasalahan yang menyelimuti pelaksanaan SEA Games 2019.

Keluhan transportasi, akomodasi, hingga konsumsi terus digulirkan ribuan atlet, di mana Filipina juga disibukkan ancaman badai pekan depan.

Baca juga: Atlet Senam SEA Games Dipulangkan karena Tak Perawan, Ini Kata Sang Ibu

Panitia penyelenggara SEA Games 2019 sempat bereaksi atas kritikan itu, dan menuduh media sudah memberitakan yang tidak benar.

"Saya minta maaf atas nama negara. (Negara lain) harus tahu bahwa kami juga tidak senang," ujar Duterte dalam wawancara.

Dilansir AFP Jumat (29/11/2019), presiden berjuluk The Punisher itu sudah memerintahkan untuk diadakannya penyelidikan.

"Kalian tentu tidak bisa mengesampingkan ketidaknyamanan ini, penderitaan para atlet, harus tidur di lantai, lapar. Bagi negara yang mengirim, ini masalah besar," katanya.

Ketua panitia penyelenggara (PHISGOC) Ramon Suzara menyatakan, dia menjanjikan tindakan untuk mengatasi "gangguan" itu.

"Kami mengerahkan upaya terbaik kami untuk mengatasi gangguan, yang mana adalah hal lumrah dalam setiap SEA Games," terangnya.

Selain keluhan, Manila juga bersiap untuk menghadapi Topan Kammuri yang bisa berhembus hingga 170 kilometer per jam.

Topan itu dikabarkan bakal mengarah tepat ke venue SEA Games 2019 di kawasan utara Filipina, dan mendarat Selasa (3/12/2019).

Baca juga: Risma Janji Berikan Bonus dan Arak Evan Dimas Keliling Surabaya jika Raih Emas SEA Games



Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X