Seekor Rusa di Thailand Mati, di Perutnya Ditemukan Plastik dan Celana

Kompas.com - 28/11/2019, 08:24 WIB
Seekor rusa Sambar yang ditemukan mati di Taman Nasional Khun Sathan, Thailand. Dalam perutnya, dokter hewan menemukan sampah plastik hingga celana yang jika ditotal, beratnya mencapai tujuh kilogram. Departemen Taman Nasional Thailand via Sky NewsSeekor rusa Sambar yang ditemukan mati di Taman Nasional Khun Sathan, Thailand. Dalam perutnya, dokter hewan menemukan sampah plastik hingga celana yang jika ditotal, beratnya mencapai tujuh kilogram.

BANGKOK, KOMPAS.com - Dokter hewan menemukan plastik dan celana pria dalam perut seekor rusa yang mati di taman nasional di Thailand.

Penyelidikan pun digelar sejak bangkainya ditemukan di Taman Nasional Khun Sathan, Provinsi Nan yang berbatasan dengan Laos.

Baca juga: Langka, Rusa Jantan dengan Tiga Tanduk Terlihat di Michigan

Saat dibedah, Departemen Taman Nasional, Alam Liar, dan Konservasi Tanaman Thailand menyatakan, mereka menemukan tujuh kilogram dalam perut rusa itu.


Di antara yang ditemukan, terdapat bungkus kopi dan mie, kantong plastik, handuk tangan, sarung tangan karet, hingga celana pria.

Rusa Sambar jantan yang mati itu diperkirakan berusia 10 tahun, berbobot 200 kg, dan panjang 135 cm, dilaporkan Sky News Rabu (27/11/2019).

Rusa itu dilaporkan tidak punya luka luar, dan diprediksi sudah mati selama beberapa hari, jelas pejabat setempat.

Taman nasional menyatakan, kemungkinan selain mengalami masalah pencernaan dengan penemuan sampah itu, rusa tersebut juga berusia tua.

"Ini menunjukkan bahwa kita harus menyoroti isu ini secara serius, dan mengurangi pemakaian plastik," ujar Kriangsak Thanompun, direktur taman.

Kematian rusa itu membuat taman mempertimbangkan aturan baru, di mana pengunjung diminta mengumpulkan sendiri sampahnya dan diserahkan petugas di pintu keluar.

Setelah sampah itu dipilah, yang bisa didaur ulang akan dijual, dengan uangnya bakal dipergunakan mengelola taman.

Pada awal tahun ini, seekor dugong yatim piatu yang menjadi selebritas di Thailand ditemukan mati akibat makan plastik.

Baca juga: Dilema Pabrik Tahu Gunakan Limbah Plastik untuk Produksi, Biaya Murah, tapi Dianggap Racuni Indonesia

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Sky News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Internasional
Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Internasional
Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Internasional
Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Internasional
Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Internasional
Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Internasional
Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Internasional
Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Internasional
Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Internasional
Korea Utara Klaim Gelar Tes yang 'Sangat Penting'

Korea Utara Klaim Gelar Tes yang "Sangat Penting"

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

Internasional
'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X