Kompas.com - 27/11/2019, 17:30 WIB
Kerabat membawa peti berisi jenazah Nguyen Van Hung ketika dia tiba di distrik Dien Chau, Provinsi Nghe An, Vietnam, pada 27 November 2019. Nguyen merupakan satu dari 39 mayat yang ditemukan dalam kontainer di Inggris 23 Oktober lalu. Dia merupakan gelombang pertama jenazah yang diterbangkan dari London ke Hanoi. AFP/NHAC NGUYENKerabat membawa peti berisi jenazah Nguyen Van Hung ketika dia tiba di distrik Dien Chau, Provinsi Nghe An, Vietnam, pada 27 November 2019. Nguyen merupakan satu dari 39 mayat yang ditemukan dalam kontainer di Inggris 23 Oktober lalu. Dia merupakan gelombang pertama jenazah yang diterbangkan dari London ke Hanoi.

HANOI, KOMPAS.com - Gelombang pertama korban kasus penemuan 39 mayat dalam kontainer truk di Inggris dilaporkan sampai ke Vietnam.

Sebanyak 16 jenazah diterbangkan dari London ke Hanoi, di mana ambulans menunggu dan segera membawa ke kampung halaman.

Jenazah-jenazah itu disambut oleh kerumunan besar kerabat yang berduka, sejak kasus tersebut mencuat pada akhier Oktober.

Baca juga: 39 Mayat yang Ditemukan di Dalam Kontainer Truk Inggris Terbukti sebagai Warga Vietnam

Ratusan orang memadati gereja di distrik Dien Chau di Provinsi Nghe An, untuk menyambut dua jenazah sambil membawa bunga putih.

Sepupu dari Nguyen Van Hung, salah satu korban yang ditemukan dalam kontainer truk, menunggu selama berjam-jam di luar gereja.

"Dia adalah pria yang baik. Tidak yang mengira dia bakal kembali seperti ini," isaknya seperti dikutip AFP Rabu *27/11/2019).

Hung merupakan satu dari 31 mayat pria dan delapan perempuan yang ditemukan di kontainer truk yang terparkir di Essex, timur London, pada 23 Oktober.

Kerabat korban memutuskan mengambil pinjaman kepada pemerintah Vietnam untuk memulangkan jenazah para korban.

Mereka meminjam sebesar 1.800 dollar AS (Rp 25,3 juta) dalam bentuk abu, dan 2.900 dollar AS (Rp 40,8 juta) dalam bentuk peti mati.

Hanoi sudah meminta kerabat korban supaya jenazah dibawa pulang dalam bentuk abu. Sebab selain murah, penanganannya cepat dan efisien.

Tetapi, banyak di antara mereka yang memilih membayar lebih untuk memulangkan jenazah sehingga bisa dikuburkan secara tradisional.

Kremasi merupakan hal langka di kawasan pusat Vietnam, di mana sebagian besar korban berasal. Adapun pemakaman bakal dimulai Rabu ini.

Baca juga: 39 Mayat Ditemukan Dalam Kontainer Truk Inggris, Vietnam Kecam Perdagangan Manusia

"Kami Sangat Sedih"

Sisa dari para korban dilaporkan bakal sampai pada akhir pekan, meski pemerintah tidak mengumumkan jadwal kedatangannya.

Seluruh 16 jenazah korban yang datang pada Rabu berasal dari tiga provinsi. Yakni Nghe An, Ha Tinh, dan Quang Binh.

Vo Van Binh, ayah dari Vo Van Linh mengatakan, mereka bakal langsung menggelar upacara pemakaman begitu jenazah anaknya sampai.

"Kami jelas sangat sedih. Tetapi kami senang bahwa anak saya akhirnya kembali," jelas Van Binh dari provinsi Ha Tinh.

Duta Besar Inggris untuk Vietnam Gareth Ward dalam pesan video mengucapkan belasungkawa, dan menuturkan masa ini adalah masa yang sulit.

Ward pun menjanjikan keluarga di Inggris dan Vietnam untuk bekerja sama mencegah perdagangan manusia, dan melindungi warga yang rapuh.

Pada Senin (25/11/2019) sopir truk yang berasal dari Irlandia Utara, Maurice Robinson, mengaku bersalah atas dakwaan membantu imigrasi ilegal.

Dia juga mengaku bersalah mendapatkan dari kejahatan tersebut. Sejumlah orang di Inggris ditahan atas penemuan 39 mayat dalam kontainer.

Baca juga: 39 Mayat yang Ditemukan di Kontainer Truk Inggris adalah Warga Negara Vietnam

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.