Kompas.com - 26/11/2019, 09:55 WIB
Deputi Wakil Tetap RI, Duta Besar Mohammad K. Koba dalam pertemuan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa sesi ke-74 dengan mata agenda 122 di New York, Amerika Serikat, Senin (25/11/2019). DOK. Humas Kementerian Luar NegeriDeputi Wakil Tetap RI, Duta Besar Mohammad K. Koba dalam pertemuan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa sesi ke-74 dengan mata agenda 122 di New York, Amerika Serikat, Senin (25/11/2019).

KOMPAS.com - Duta Besar atau Deputi Wakil Tetap RI untuk Perseriaktan Bangsa-Bangsa (PBB), Mohammad K. Koba menyampaikan Indonesia mendukung upaya penghapusan hak veto dan langkah-langkah yang mengatur penggunaan hak veto.

Hal tersebut dia katakan pada pertemuan Majelis Umum PBB sesi ke-74 dengan agenda 122 "Question of equitable representation on and increase in the membership of the Security Council and other matters related to the Security Counci", di New York, Amerika Serikat, Senin (25/11/2019).

Pada kesempatan ini, Indonesia menekankan bahwa Dewan Kemanan (DK) PBB harus menjunjung tinggi hukum internasional dan prinsip-prinsip Piagam PBB.

Lebih lanjut, ia mendorong DK PBB untuk harus lebih efektif, akuntabel, demokratis, serta mencerminkan realitas dunia kontemporer saat ini.

Baca juga: Didesak Indonesia, DK PBB Keluarkan Status Ilegal Pemukiman Israel di Palestina

Selain itu, Indonesia juga mendukung upaya konsultasi antara DK PBB, negara kontributor tentara dan polisi perdamaian, negara host dan negara kontributor finansial.

"Ini adalah langkah penting dalam pemeliharaan perdamaian dan sustaining peace agenda," ujar Koba seperti keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (26/11/2019).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X