Inggris Terima Kembali 42 Kontainer Sampah Plastik yang Diekspor Ilegal ke Malaysia

Kompas.com - 26/11/2019, 08:12 WIB
Ilustrasi sampah plastik ShutterstockIlustrasi sampah plastik

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Inggris disebut menerima kembali 42 kontainer berisi sampah plastik yang diekspor secara ilegal ke Malaysia.

Kontainer yang sampai di Penang antara Maret 2018 sampai Maret 2019 disebut ilegal, karena tak sesuai dengan dokumen impor.

Lebih dari 300 kontainer sampah plastik datang ke Penang tanpa dokumen yang benar. Inggris pun setuju menerima 200 di antaranya.

Baca juga: Khofifah Sebut Sampah Plastik yang Jadi Bahan Bakar Pabrik Tahu Masuk Bersama Impor Bahan Kertas


Tahun lalu, Malaysia sudah menyatakan bakal mengirim kontainer ilegal ke negara asal, seraya menekankan negara tujuan bakal mmebayar biaya pengirimannya.

Pada 2018, Negeri "Jiran" menjadi salah satu tujuan ekspor ilegal itu, setelah China menghentikan impor, dan berdampak pada tujuh juta ton sampah per tahun.

Menteri Energi, Sains, Teknologi, Lingkungan, dan Perubahan Iklim Yeo Bee Yin berujar, tindakan London "sangat terpuji".

"Kerja sama ini menekankan pengakuan bahwa sampah plastik adalah isu global yang membutuhkan komitmen antar-negara," ujarnya.

Dalam pernyataan gabungan bersama kantor komisi tinggi Inggris, Yeo berharap mereka bisa jadi contoh negara lain untuk berhati-hati mengekspor sampah plastik mereka.

Komisioner Tinggi Inggris di Malaysia Charles Hay dalam kesempatan sama berujar, mereka mempunyai isu yang sama dengan Kuala Lumpur.

"Pengembalian 42 kontainer ini merefleksikan komitmen kami untuk memerangi perdagangan sampah plastik yang ilegal," tegasnya.

Membanjirnya kiriman sampah itu ke Malaysia dilaporkan membuat banyak perusahaan daur ulang tak bersertifikat bermunculan.

Selain itu, muncul kekhawatiran karena sampah yang dikirim berkualitas rendah, otomatis tak bisa didaur ulang.

Karena itu, otoritas setempat tak mempunyai cara lain selain membakarnya atau menguburnya di sebuah lokasi, dikutip Sky News Senin (25/11/2019).

Baca juga: Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Sky News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Paksa Babi 'Bungee Jumping' dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Paksa Babi "Bungee Jumping" dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Internasional
Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Internasional
Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Internasional
Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Internasional
Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Internasional
11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X