Kompas.com - 25/11/2019, 07:47 WIB
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu usai menyampaikan pidato di hadapan pendukungnya pada malam usai pemungutan suara dalam pemilu, Rabu (10/4/2019) dini hari. AFP / THOMAS COEXPerdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu usai menyampaikan pidato di hadapan pendukungnya pada malam usai pemungutan suara dalam pemilu, Rabu (10/4/2019) dini hari.

TEL AVIV, KOMPAS.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengklaim, Iran tengah merencanakan serangan terhadap negaranya.

Pernyataan itu disampaikan Netanyahu ketika berkunjung ke pangkalan militer yang berdekatan dengan perbatasan Suriah.

"Agresi Iran di kawasan ini, terhadap kami, masih terus berlanjut," ujar sang PM Israel seperti dilansir AFP Minggu (24/11/2019).

Baca juga: Israel Gelar Serangan Skala Besar terhadap Iran di Suriah

PM yang tersandung dakwaan korupsi itu mengatakannya setelah Ketua Kepala Staf Gabungan AS, Mark Milley, ke Tel Aviv.

Dia bertemu koleganya, Aviv Kohavi, dengan dua jenderal mendiskusikan perkembangan regional dan masalah operasional.

Kemudian dalam pernyataannya di Dataran Tinggi Golan, Netanyahu mengutarakan Israel bakal mencegah Iran untuk masuk.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pencegahan ini termasuk mencegat pengiriman senjata mematikan dari Iran ke Suriah, baik itu lewat darat atau udara," terangnya.

Dia juga berjanji bakal mencegah upaya Teheran untuk menjadikan Irak serta Yaman sebagai lokasi untuk menyerang mereka.

Rabu pekan lalu (20/11/2019), Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengklaim menggelar "serangan skala besar" terhadap Teheran di Suriah.

Observatorium HAM untuk Suriah (SOHR) mengungkapkan, 23 orang terbunuh dalam operasi itu, dengan 21 di antaranya milisi.

Adapun sebelumnya, sistem pertahanan Iron Dome diklaim mencegat empat roket yang ditembakkan dari Suriah, dengan Irak dituduh bertanggung jawab.

Kemudian pada Kamis (22/11/2019), Jaksa Agung Avichai Mandelblit mengumumkan Netanyahu didakwa melakukan korupsi.

Dakwaan pemalsuan hingga penyalahgunaan kekuasaan disebut bakal mengakhiri jabatan PM terlama Israel tersebut.

Baca juga: Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.