Kompas.com - 21/11/2019, 08:43 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden AS Donald Trump disebut takut menentang Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS), soal pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi karena takut harga minyak dunia bakal naik.

Kabar itu tertuang dalam buku berjudul A Warning yang ditulis oleh anonim, dan terjadi setahun setelah Khashoggi dibunuh di Istanbul, Turki.

Buku setebal 259 halaman itu mulai dijual Selasa (19/11/2019), di mana si penulis mengklaim banyak pejabat, baik yang aktif maupun mantan, membagikan pandangan getir mereka soal Trump.

Baca juga: Regu Pembunuh Jurnalis Saudi Jamal Khashoggi Bercanda Cara Memutilasi Tubuhnya

Presiden 73 tahun itu dikritik karena responsnya yang dianggap kurang atas kasus Khashoggi, jurnalis The Washington Post sekaligus warga AS itu.

Dia dibunuh dan jenazahnya diduga dimutilasi oleh tim pembunuh Saudi di kantor konsulat mereka di Istanbul pada 2 Oktober 2018.

Baik pemerintah Saudi maupun Putra Mahkota MBS awalnya menyanggah tuduhan itu. Namun, mereka kemudian mengakuinya seiring bukti demi bukti yang muncul.

Dilansir Newsweek, MBS masih tetap membantah dia memerintahkan pembunuhan Khashoggi. Meski, dikabarkan ada bukti dia menginginkan si jurnalis mati.

Bahkan, dia menerima kontak secara teratur dari pemimpin tim pembunuh itu. Namun, Trump menyiratkan dia menerima sanggahannya.

Menurut penulis buku A Warning, Trump tidak ingin menentang sang Putra Mahkota sebab dia khawatir jika harga minyak bakal melonjak.

Si anonim menuliskan bagaimana presiden dari Partai Republik itu berujar, akan sangat bodoh baginya jika menentang MBS, meski berbagi kalangan sudah menekannya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Sumber Newsweek
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.