Irak Beberkan Peran Mereka dalam Tewasnya Pemimpin ISIS Baghdadi

Kompas.com - 20/11/2019, 16:45 WIB
Dalam foto yang diduga diambil pada 30 April 2019 oleh media Al-Furqan menunjukkan Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi muncul pertama kalinya dalam lima tahun sejak dia mendeklarasikan kekhalifahan pada 2014. AFP/SOURCES/-Dalam foto yang diduga diambil pada 30 April 2019 oleh media Al-Furqan menunjukkan Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi muncul pertama kalinya dalam lima tahun sejak dia mendeklarasikan kekhalifahan pada 2014.

BAGHDAD, KOMPAS.com - Intelijen Irak membeberkan peran mereka ketika menguntit Pemimpin ISIS Abu Bakar al- Baghdadi, sebelum di tewas Oktober lalu.

Kepala direktorat intelijen Letnan Jenderal Saad al Allaq, mereka melacak Baghdadi selama bertahun-tahun sebelum prestasi besar.

Prestasi itu adalah ketika ipar Baghdadi, Muhammad Ali Sajid al-Zobaie, tertangkap pada Mei lalu, dilaporkan oleh CNN pekan lalu.

Baca juga: Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Allaq mengatakan, Zobaie bergabung dengan ISIS pada 2015, dan menjadi salah satu pemandu yang paling dipercaya oleh Abu Bakar al-Baghdadi.

Dalam momen wawancara yang langka itu, Allaq menuturkan bagaimana Irak memantau setiap pergerakan Pemimpin ISIS itu melalui keluarganya.

"Dengan cara itu, kami berusaha memberikan kesan kepadanya bahwa kami tak memantaunya. Tapi kenyataannya, diam-diam kami mengamatinya," jelasnya.

Sumber intelijen Irak mengungkapkan, selama ini Zobaie membantu Baghdadi menghindari keamanan ketika dia bepergian. Karena itu, penangkapannya jelas laksana tambang emas.

Berbekal informasi dari Zobaie, Baghdad dibawa ke sebuah terowongan di gurun pasir dekat Qaim, di mana mereka menemukan barang pribadi Baghdadi.

Di antaranya adalah peta serta lokasi yang ditulis tangan. Zobaie menuturkan, ada kemungkinan iparnya itu bersembunyi di Idlib, Suriah.

Pasukan keamanan Irak pun berhasil menyusup ke jaringan penyelundupan pria 48 tahun itu, yang memberi akses untuk semakin mendekatinya.

Halaman:


Sumber CNN
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X