Duterte Bakal Larang Vape yang "Beracun", Ancam Menangkap Orang yang Mengisap di Tempat Umum

Kompas.com - 20/11/2019, 13:41 WIB
Presiden Filipina Rodrigo Duterte. AFP/JUNG YEON-JEPresiden Filipina Rodrigo Duterte.

MANILA, KOMPAS.com - Presiden Filipina Rodrigo Duterte berencana melarang penggunaan rokok elektrik ( vape), dan mengancam menangkap siapa pun yang mengisapnya di tempat umum.

Pemimpin yang akrab dipanggil Digong itu dikenal karena kebijakan memerangi narkoba sejak dia menjadi orang nomor satu pada 2016 silam.

Baca juga: Ditjen Bea Cukai Sering Tindak Rokok Ilegal, Bagaimana dengan Vape?

Tetapi, Duterte juga menerbitkan larang publik Filipina untuk merokok sebagai bagian dari janjinya untuk mengembalikan keteraturan publik.

Dalam konferensi pers Selasa malam (19/11/2019), dia mengumumkan bakal melarang penggunaan dan impor vape, meski tak menyebutkan kapan.

"Saya akan melarangnya. Tolong Anda sebarkan ini. Mengapa demikian? Karena benda itu beracun," tegas Duterte dikutip AFP Rabu (20/11/2019).

Mantan Wali Kota Davao itu menegaskan, dia tidak ingin ada lagi yang menggunakan rokok elektrik itu di depan umum, dan mengancam bakal menangkapnya jika ketahuan.

Komentar Duterte terjadi setelah otoritas kesehatan Filipina mengumumkan adanya kasus pertama penyakit paru-paru akibat vape, di mana gadis 16 tahun dibawa ke rumah sakit.

Rokok elektrik itu merupakan benda populer satu dekade silam. Namun kematian dan penyakit akibat e-cigarette di AS membuat benda itu mulai dilarang di sejumlah tempat.

Pada September ini, India menjadi negara terbaru yang melarang impor dan pemakaian vape karena kekhawatiran akan dampak kepada generasi muda.

Adapun rokok elektrik itu sudah dilarang untuk masuk di Brasil, Singapura, maupun Thailand. Sementara di AS, Negara Bagian Massachusetts sudah melaksanakannya.

Sebelum Duterte menjabat, Filipina sebenarnya sudah mempunyai aturan terkait pelarangan iklan tembakau, di mana di bungkus rokok harus mencantumkan penyakit yang ditimbulkan dari merokok.

Baca juga: Bea Cukai Denpasar Musnahkan Sex Toys, Vape, hingga Kosmetik Ilegal

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Mata-mata, 2 Diplomat China Diam-diam Diusir AS

Diduga Mata-mata, 2 Diplomat China Diam-diam Diusir AS

Internasional
AS Disebut Bakal Umumkan Penarikan 4.000 Tentara dari Afghanistan

AS Disebut Bakal Umumkan Penarikan 4.000 Tentara dari Afghanistan

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Istri Tewas Ditembak Saat Kepergok Berhubungan Seks | Risma Cerita soal Bonek di Turki

[POPULER INTERNASIONAL] Istri Tewas Ditembak Saat Kepergok Berhubungan Seks | Risma Cerita soal Bonek di Turki

Internasional
Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Internasional
Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X