Kaitkan Kebakaran Hutan dengan Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis, Bintang Rugbi Australia Ini Dikecam

Kompas.com - 19/11/2019, 07:02 WIB
Bintang rugby Australia Israel Folau dalam laga melawan Inggris pada 24 November 2018. Dia dikecam setelah menyebut kebakaran hutan yang terjadi merupakan hukuman Tuhan akibat legalisasi pernikahan sesama jenis dan aborsi. REUTERS/Toby MelvilleBintang rugby Australia Israel Folau dalam laga melawan Inggris pada 24 November 2018. Dia dikecam setelah menyebut kebakaran hutan yang terjadi merupakan hukuman Tuhan akibat legalisasi pernikahan sesama jenis dan aborsi.

SYDNEY, KOMPAS.com - Bintang rugbi Australia, Israel Folau, melontarkan perkataan kontroversial. Dia menyebutkan kebakaran hutan yang terjadi adalah "hukuman Tuhan" sebagai akibat dari legalisasi pernikahan sesama jenis dan aborsi.

Folau dipecat pada Mei lalu setelah mengunggah di Instagram bahwa "neraka menunggu" pelaku gay dan mereka yang dia anggap pendosa.

Komentar dari pemain rugbi berusia 30 tahun itu mendapat kritikan dari Perdana Menteri Australia Scott Morrison yang juga Kristiani.

Baca juga: Pemadam Kebakaran Hutan Australia Kirim Pesan Menyentuh ke Pemilik Rumah yang Mereka Selamatkan

Dia menuturkan, kebakaran hutan di New South Wales dan Queensland yang menewaskan enam orang dan menghancurkan ratusan rumah bukanlah kebetulan.

"Saya melihat apa yang sedang terjadi di Australia dalam beberapa pekan terakhir, seperti kebakaran hutan dan kemarau," ujarnya.

Dalam khotbah, Minggu (17/11/2019), pemegang rekor try-scorer Super Rugby itu kemudian mulai membahas legalisasi pernikahan sesama jenis dan aborsi.

Dia menuturkan bagaimana pemerintah Negeri Kanguru telah melegalkan untuk membunuh janin yang masih di dalam kandungan.

"Lihat bagaimana cepatnya kebakaran dan kekeringan ini menyebar dengan cepat. Apakah Anda berpikir ini semua kebetulan?" tanya Folau.

"Tuhan sedang berbicara kepada Anda. Australia, kalian harus membatalkan legalisasi itu, dan kembali ke jalan Tuhan," lanjutnya, seperti dikutip AFP, Senin (18/11/2019).

Canberra mengizinkan pernikahan sesama jenis pada referendum 2017, dengan NSW mendekriminalisasi aborsi pada September tahun ini.

Halaman:


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X