Media Inggris BBC Sebut Plastik dari Negara Barat "Racuni" Makanan Indonesia

Kompas.com - 18/11/2019, 15:55 WIB
Foto dirilis Selasa (6/8/2019), menunjukkan seorang warga berpose di atas tumpukan sampah plastik impor di Desa Bangun di Mojokerto, Jawa Timur. Indonesia diperkirakan setiap harinya menerima sedikitnya 300 kontainer sampah yang sebagian besar menuju ke Jawa Timur, diduga dampak kebijakan China yang menghentikan impor sampah plastik dari sejumlah negara di Uni Eropa dan Amerika. ANTARA FOTO/ZABUR KARURUFoto dirilis Selasa (6/8/2019), menunjukkan seorang warga berpose di atas tumpukan sampah plastik impor di Desa Bangun di Mojokerto, Jawa Timur. Indonesia diperkirakan setiap harinya menerima sedikitnya 300 kontainer sampah yang sebagian besar menuju ke Jawa Timur, diduga dampak kebijakan China yang menghentikan impor sampah plastik dari sejumlah negara di Uni Eropa dan Amerika.

JAKARTA, KOMPAS.com - Media Inggris BBC memberitakan, sampah plastik yang dikirim dari negara Barat dan kemudian dibakar telah meracuni makanan di Indonesia.

Kelompok pemerhati lingkungan IPEN juga menemukan adanya kandungan polutan bernama dioxin 70 kali lipat dari standar Eropa dalam telur di desa Jawa Timur.

Dilansir pada pekan lalu, peneliti IPEN mengumpulkan telur ayam dari dua lokasi berbeda dekat Surabaya untuk kemudian dilakukan uji coba.

Baca juga: Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar


Pengujian itu merupakan cara termudah untuk menentukan polutan persisten organik (POPs) seperti dioxin sudah masuk dalam rantai makanan.

Dalam penelitian itu, diketahui pembacaan reaksi POPs yang kuat ada di kawasan pabrik tahu yang menggunakan plastik sebagai bahan bakar di Tropodo.

Dari hasil tes, diketahui ada satu telur yang melebihi asupan harian Keamanan Makanan Eropa (EFSA) untuk dioxin terklorinasi hingga 70 kali lipat.

Peneliti menuturkan, dalam telur itu terkandung level dioxin tertinggi kedua di Asia setelah Bien Hoa, bekas pangkalan udara AS di Vietnam.

Pada Perang Vietnam, Washington menerapkan Agent Orange, yakni menyemprot herbisida ke tanaman Viet Cong, dengan salah satu kandungannya adalah dioxin.

Selain dioxin, BBC melaporkan telur-telur itu mengandung bahan kimia tahan api, bernama SCCPs dan PBDEs, yang digunakan dalam plastik.

Yuyun Ismawati dari Nexus Foundation selaku salah satu peneliti mengatakan, temuan itu sangat mengejutkan. "Di Indonesia, kami belum pernah melihat hasil ini sebelumnya," katanya.

Pakar menyatakan, memakan sejumlah telur yang terkontaminasi bisa berdampak pada masalah serius dalam jangka panjang.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Internasional
Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Internasional
Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Internasional
Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Internasional
Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Internasional
Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Internasional
Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Internasional
Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Internasional
Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Internasional
Korea Utara Klaim Gelar Tes yang 'Sangat Penting'

Korea Utara Klaim Gelar Tes yang "Sangat Penting"

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

Internasional
'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X