Rusia Bakal Kembalikan 3 Kapal yang Ditahan ke Ukraina

Kompas.com - 18/11/2019, 09:20 WIB
Sebuah kapal Ukraina yang disita oleh Rusia terlihat di Pelabuhan Kerch, dekat dengan jembatan yang menghubungkan daratan utama Rusia dengan Crimea pada 17 November 2019. REUTERS/Alla Dmitrieva/STRINGERSebuah kapal Ukraina yang disita oleh Rusia terlihat di Pelabuhan Kerch, dekat dengan jembatan yang menghubungkan daratan utama Rusia dengan Crimea pada 17 November 2019.

MOSKWA, KOMPAS.com - Sebuah laporan yang beredar menyatakan, Rusia bakal mengembalikan tiga kapal Ukraina yang sempat mereka tahan setahun lalu.

Mengutip badan penjaga perbatasan Crimea, media lokal memberitakan Kremlin menempatkan ketiga kapal itu di lokasi yang disepakati.

Baca juga: Tentaranya Tahan Tiga Kapal Ukraina, Putin: Mereka Hanya Melakukan Kewajiban

Dilaporkan Reuters via Sky News Minggu (17/11/2019), terlihat sebuah kapal penarik mengawal tiga kapal Ukraina di Selat Kerch menuju Laut Hitam.

Pada akhir November 2018, Rusia melepaskan tembakan dan mengumumkan telah melakukan penangkapan karena dituduh telah melanggar batas.

Presiden Ukraina saat itu, Petro Poroshenko, langsung menggelar rapat darurat dengan kabinet perang dan meminta pengesahan pengumuman keadaan darurat pada parlemen.

Poroshenko kemudian digantikan oleh Volodymyr Zelensky yang menang dalam pemilu April, dan berjanji bakal mencoba mencairkan relasi dengan Rusia.

Kabar lepasnya kapal itu terjadi sehari setelah Moskwa menyebut pertemuan antara Perancis, Jerman, Rusia, dan Ukraina untuk menyelesaikan konflik di utara Ukraina bakal terjadi tahun ini.

"Saya tidak bisa menyebutkan tanggal pastinya karena masih dalam diskusi. Namun yang pasti, tahun ini," ujar staf Kremlin Yuri Ushakov kepada Rossiya-1.

Sementara sumber dari Perancis menuturkan, perundingan yang disebut dengan Pertemuan Normandy itu bakal dihelat di Paris 9 Desember nanti.

Badan Keamanan Federal Rusia (FSB) pada Novemver tahun lalu menyatakan, mereka melepaskan tembakan karena ketiga kapal Ukraina mengabaikan peringatan mereka.

Sehari kemudian, pengadilan di Crimea menyebut 24 pelaut dari tiga kapal yang disita bakal dipenjara selama dua bulan.

Baca juga: Kapal Perangnya Ditembak Rusia, Ukraina Berniat Umumkan UU Darurat

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Sky News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Bumi di Perbatasan Turki-Iran, 8 Orang Tewas

Gempa Bumi di Perbatasan Turki-Iran, 8 Orang Tewas

Internasional
Menang Kaukus Nevada, Bernie Sanders Semakin Tidak Terbendung

Menang Kaukus Nevada, Bernie Sanders Semakin Tidak Terbendung

Internasional
Pria India Ini Sembah Trump sebagai Dewa dan Buatkan Patung Untuknya

Pria India Ini Sembah Trump sebagai Dewa dan Buatkan Patung Untuknya

Internasional
Kasus Dugaan Infeksi Virus Corona di Zimbabwe Negatif, WHO Tetap Peringati Negara-negara di Afrika

Kasus Dugaan Infeksi Virus Corona di Zimbabwe Negatif, WHO Tetap Peringati Negara-negara di Afrika

Internasional
Pria Jepang yang Positif Virus Corona sebelum ke Indonesia sudah Keluhkan Gejala Flu

Pria Jepang yang Positif Virus Corona sebelum ke Indonesia sudah Keluhkan Gejala Flu

Internasional
Presiden Korea Selatan Naikkan Status Infeksi Virus Corona di Level Tertinggi

Presiden Korea Selatan Naikkan Status Infeksi Virus Corona di Level Tertinggi

Internasional
6 Orang Meninggal karena Virus Corona, Iran Tutup Sekolah hingga Larang ke Bioskop

6 Orang Meninggal karena Virus Corona, Iran Tutup Sekolah hingga Larang ke Bioskop

Internasional
Kasus Infeksi Virus Corona di Korea Selatan dan Italia Melonjak, Begini Langkah Pemerintahnya

Kasus Infeksi Virus Corona di Korea Selatan dan Italia Melonjak, Begini Langkah Pemerintahnya

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Ayah di Suriah Ajari Anaknya Tertawa Dengar Ledakan Bom | Kisah Korban Bully Quaden Bayles

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Ayah di Suriah Ajari Anaknya Tertawa Dengar Ledakan Bom | Kisah Korban Bully Quaden Bayles

Internasional
Terinspirasi Kisah Agatha Christie, Pria Ini Bunuh Tetangganya Pakai Minuman Soda

Terinspirasi Kisah Agatha Christie, Pria Ini Bunuh Tetangganya Pakai Minuman Soda

Internasional
Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Internasional
Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Internasional
Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Internasional
2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

Internasional
Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X