Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Kompas.com - 16/11/2019, 19:20 WIB
Penyanyi Chile Mon Laferte tampil telanjang dada ketika menghadiri penghargaan Latin Grammy di Las Vegas, Amerika Serikat, pada 14 November 2019. Terdapat tulisan yang berarti Di Chile, mereka memperkosa, membunuh, dan menyiksa. AFP/BRIDGET BENNETTPenyanyi Chile Mon Laferte tampil telanjang dada ketika menghadiri penghargaan Latin Grammy di Las Vegas, Amerika Serikat, pada 14 November 2019. Terdapat tulisan yang berarti Di Chile, mereka memperkosa, membunuh, dan menyiksa.

LAS VEGAS, KOMPAS.com — Seorang penyanyi Chile telanjang dada sebagai bentuk protes atas apa yang terjadi di negaranya ketika menerima penghargaan musik.

Mon Laferte langsung menjadi sorotan ketika berjalan di karpet merah dalam acara Latin Grammy di Las Vegas, Amerika Serikat (AS).

Dalam penghargaan yang dihelat Kamis (14/11/2019), dia tampil telanjang dada dengan tulisan "Di Chile, mereka menyiksa, memerkosa, dan membunuh."

Baca juga: Demonstrasi di Chile, Kampus Dibakar dan Gereja Dijarah


Aksi itu dia lakukan setelah negara di Amerika Latin itu dihantam unjuk rasa selama satu bulan yang diawali dari naiknya harga tiket kereta.

Dilansir BBC Indonesia Jumat (15/11/2019), Santiago pun mengumumkan bakal menggelar referendum terkait dengan konstitusi mereka.

Komisi HAM setempat menyatakan, mereka telah mengangkat 179 kasus, di antaranya dugaan pembunuhan, kekerasan seksual, dan penyiksaan oleh polisi militer.

Menerima Penghargaan

Saat menerima penghargaan itu, dia Mon Laferte membacakan puisi dari pujangga La Chinganera, yang berjudul "Chile, Penderitaanmu Menyakitkanku".

Penyanyi 36 tahun itu merupakan satu dari sejumlah artis dalam Latin Grammy yang berani untuk mengangkat dan menyuarakan protes soal politik di Amerika Selatan.

Para demonstran menuntut reformasi sosial yang lebih banyak, dengan perubahan konstitusi nabg dibuat pada masa sebelum demokrasi, atau saat dipimpin diktator Augusto Pinochet.

Referendum akan digelar April tahun depan, dan menjadi kesempatan bagi warga Chile untuk menentukan pilihan apakah konstitusi mereka diubah atau tidak.

Baca juga: Wali Kota Chile Ini Berlari Menghindari Jurnalis di Tengah Wawancara

Mengapa Chile Melakukan Referendum?

Sebagian besar warga turun ke jalan dalam empat minggu terakhir untuk menuntut perbaikan kehidupan, dan berkembang menentang pemerintah.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Internasional
Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Internasional
Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Internasional
Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Internasional
Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Internasional
Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Internasional
Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Internasional
Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Internasional
Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Internasional
Korea Utara Klaim Gelar Tes yang 'Sangat Penting'

Korea Utara Klaim Gelar Tes yang "Sangat Penting"

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

Internasional
'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X