Ada Bau "Kaus Kaki Basah", Pesawat Airbus Dikembalikan ke Perancis

Kompas.com - 16/11/2019, 08:00 WIB
Sebuah pesawat Airbus A-330neo mendarat setelah melakukan penerbangan perdana, dengan helikopter merekam pendaratannya pada 19 Oktober 2017 di Bandara Toulouse-Blagnac, Perancis. AFP/PASCAL PAVANISebuah pesawat Airbus A-330neo mendarat setelah melakukan penerbangan perdana, dengan helikopter merekam pendaratannya pada 19 Oktober 2017 di Bandara Toulouse-Blagnac, Perancis.

NOUMEA, KOMPAS.com - Sebuah pesawat Airbus jenis baru dilaporkan harus dikembalikan ke Perancis setelah muncul keluhan "bau kaus kaki basah".

Insiden itu dikabarkan oleh kru kabin ketika pesawat tersebut berada di Caledonia Baru yang berlokasi di kawasan Pasifik.

Baca juga: Garap Pasar Umroh Full Service, Batik Air Hadirkan Airbus 330-300 CEO

Awalnya, Airbus A-330neo menjalani perbaikan pada 4 Oktober sebagai bagian dari peremajaan armada di maskapai Air Caledonie International (ACI).

Tetapi menurut Manajer Umum ACI Didier Tappero, "bau kaus kaki basah" terus dicium oleh awak kabin selama proses lepas landas dan mendarat.

Dilansir AFP via Straits Times Jumat (15/11/2019), investigasi pun dilakukan dengan dugaan bau itu berasal dari minyak yang berasap.

ACI menerangkan, berdasarkan laporan Airbus, terindikasi kualitas udara di kabin jauh di bawah level beracun, dan sesuai standar internasional.

Tetapi untuk mengetahui penyebabnya lebih lanjut, maskapai menyatakan sudah mengambil sampel darah dari kru kabin yang telah mencium baunya.

Karena itu sebagai konsekuensinya, Airbus A-330neo, satu dari dua pesawat yang dipunyai ACI, bakal dikandangkan, dan dibawa ke pabriknya di Toulouse, Perancis.

Juru bicara Airbus Sean Lee mengatakan, saat ini pihaknya tengah mencari solusi terkait bau di kabin pesawat jenis baru tersebut.

Selain di Caledonia Baru, masalah serupa juga dilaporkan terjadi di Portugal serta Senegal.

Baca juga: Airbus A220 Tur Demonstrasi Keliling Asia, Mampirkah ke Indonesia?

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Internasional
Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran 'Pertukaran Saksi'

Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran "Pertukaran Saksi"

Internasional
Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Internasional
Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

Internasional
Ibu di India Ini Jual Rambut Rp 28.000 demi Beri Makan 3 Anaknya

Ibu di India Ini Jual Rambut Rp 28.000 demi Beri Makan 3 Anaknya

Internasional
Berhubungan Seks Saat Jam Kerja, Polisi di New York Ini Dipindahtugaskan

Berhubungan Seks Saat Jam Kerja, Polisi di New York Ini Dipindahtugaskan

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

Internasional
Debat Lebih dari 12 Jam, Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump

Debat Lebih dari 12 Jam, Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump

Internasional
Pengakuan Pengantin Pesanan di China: 2 Kali Menikah, Sering Dipukuli

Pengakuan Pengantin Pesanan di China: 2 Kali Menikah, Sering Dipukuli

Internasional
Putra Mahkota MBS Dituding Retas Ponsel Jeff Bezos, Arab Saudi Beri Jawaban

Putra Mahkota MBS Dituding Retas Ponsel Jeff Bezos, Arab Saudi Beri Jawaban

Internasional
Permalukan Orang Pakai Piyama di Jalan, Kota di China Meminta Maaf

Permalukan Orang Pakai Piyama di Jalan, Kota di China Meminta Maaf

Internasional
Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia pada 2018

Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia pada 2018

Internasional
Kisah Pengantin Pesanan China: Anak Saya Diejek Anak Pelacur

Kisah Pengantin Pesanan China: Anak Saya Diejek Anak Pelacur

Internasional
Keluarga Editor Mongabay Philip Jacobson yang Ditahan di Indonesia Sudah Diberi Tahu

Keluarga Editor Mongabay Philip Jacobson yang Ditahan di Indonesia Sudah Diberi Tahu

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X