Kepalanya Dihantam "Benda Keras", Pria 70 Tahun di Hong Kong Tewas

Kompas.com - 15/11/2019, 16:02 WIB
Seorang pria dihajar hingga babak belur oleh demonstran penentang pemerintah dalam aksi protes di Central, Hong Kong, pada 14 November 2019. REUTERS/Athit PerawongmethaSeorang pria dihajar hingga babak belur oleh demonstran penentang pemerintah dalam aksi protes di Central, Hong Kong, pada 14 November 2019.

HONG KONG, KOMPAS.com - Seorang pria berusia 70 tahun di Hong Kong dilaporkan tewas setelah kepala dia dihantam sebuah " benda keras".

Otoritas setempat menyatakan, kakek itu sedang beristirahat dari pekerjaannya sebagai petugas kebersihan ketika "perusuh bertopeng menyerangnya".

Kematian pria 70 tahun itu terjadi kurang dari sepekan setelah seorang pelajar meninggal karena jatuh dari gedung saat polisi melakukan operasi.

Baca juga: Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata


Dalam rilis resminya, pemerintah Hong Kong menjelaskan kakek itu adalah pekerja lepas bagi Departemen Lingkungan dan Makanan Higienis (FEHD).

"Perusuh bertopeng melakukan aksi berbahaya dan kekerasan di sejumlah distrik selama tiga hari beruntun," ujar pemerintah dikutip BBC Kamis (14/11/2019).

Otoritas menyatakan, kelompok itu menyerang warga lain, dengan "sebuah benda keras" kemudian menghantam kepala pria tua itu.

Sebuah video yang beredar menunjukkan, pendukung pemerintah dan demonstran saling melempar batu bata, dengan seorang pria tersungkur di tanah.

FEHD menuturkan, insiden itu berlangsung pada Rabu (13/11/2019), dengan pria yang tak disebutkan identitasnya itu tewas keesokan harinya.

Jumat pekan lalu (8/11/2019), seorang pelajar bernama Alex Chow tewas setelah jatuh dari bangunan yang merupakan tempat parkir.

Laporan yang beredar mengungkapkan, dia berusaha melepaskan diri dari gas air mata ketika polisi datang tatkala dia jatuh dari gedung.

Sepanjang pekan ini, kerusuhan terus dilaporkan di salah satu pusat finansial dunia itu, dengan bentrokan terjadi di universitas maupun jam makan siang.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Internasional
Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Internasional
Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Internasional
Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Internasional
Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Internasional
Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Internasional
Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Internasional
Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Internasional
Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Internasional
Korea Utara Klaim Gelar Tes yang 'Sangat Penting'

Korea Utara Klaim Gelar Tes yang "Sangat Penting"

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

Internasional
'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X