Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Kompas.com - 15/11/2019, 08:27 WIB
Ilustrasi Kuwait. ShutterstockIlustrasi Kuwait.

DUBAI, KOMPAS.com - Seluruh pemerintah Kuwait dilaporkan mengumumkan mengundurkan diri setelah mendapat mosi tidak percaya dari anggota parlemen.

Perdana Menteri Sheikh Jaber Mubarak sudah menyerahkan surat pengunduran diri kabinetnya kepada Emir Sheikh Sabah Al Ahmad Al Sabah.

Juru bicara pemerintah Tareq Al Mezrem menerangkan, mereka memutuskan mengundurkan diri untuk memberikan jalan bagi pembentukan kabinet baru.

Baca juga: Iran Dituduh Serang Kilang Minyak Saudi, Pasukan Kuwait Gelar Latihan Perang


Dilansir Gulf News Kamis (14/11/2019), keputusan kabinet Sheikh Jaber itu terjadi setelah mosi tak percaya dari Parlemen Kuwait.

Pada Selasa (12/11/2019), Menteri Pekerjaan Umum dan Permukiman Jenan Ramadan mengumumkan mundur setelah 10 politisi mengajukan mosi.

"Saya sayangnya mengumumkan mundur. Perusahaan dan orang berpengaruh dari mereka yang benar," kata Ramadan di akhir sesi pertanyaan.

Kementerian Pekerjaan Umum disorot karena dianggap gagal mengatasi kendala dan masalah infrastruktur dasar di tengah rencana proyek besar mengubah negara menjadi pusat keuangan dunia.

Kementerian juga dianggap gagal mengungkapkan tanggal pengerjaan proyek, maupun memberikan estimasi kapan bakal diselesaikan.

Pekan Penuh Ketegangan

Pengunduran diri kabinet Sheikh Jaber terjadi setelah pekan penuh ketegangan antara parlemen dengan pemerintah, yang tak jarang terjadi.

Sejumlah politisi sebelumnya mengajukan mosi tidak percaya kepada sejumlah menteri yang berada dalam kepemimpinan Sheikh Jaber.

Misalnya Menteri Dalam Negeri Shaikh Al Jarrah Al Sabah karena dianggap melakukan pelanggaran, dengan voting dilaksanakan pekan depan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Gulf News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X