Mantan Presiden Bolivia Evo Morales Mengaku Kepalanya Dihargai Rp 703 Juta

Kompas.com - 13/11/2019, 15:01 WIB
Mantan Presiden Bolivia Evo Morales disambut Menteri Luar Negeri Meksiko Marcelo Ebrard ketika sampai di Bandara Internasional Mexico City pada 12 November 2019. REUTERS/LUIS CORTESMantan Presiden Bolivia Evo Morales disambut Menteri Luar Negeri Meksiko Marcelo Ebrard ketika sampai di Bandara Internasional Mexico City pada 12 November 2019.

MEXICO CITY, KOMPAS.com - Mantan Presiden Bolivia Evo Morales mengaku dia mengasingkan diri ke Meksiko karena nyawanya dalam bahaya.

Pernyataan itu dia sampaikan dalam konferensi pers, sesaat setelah dia mendarat di Mexico City menggunakan pesawat pemerintah Negeri "Sombrero".

Tak hanya itu. Evo Morales juga mengaku kepala dia dihargai 50.000 dollar AS, sekitar Rp 703 juta, oleh si "perencana kudeta".

Baca juga: Mengungsi ke Meksiko, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Janji Kembali Lebih Kuat


Mantan Presiden Bolivia berusia 60 tahun itu mengaku berterima kasih kepada pemerintahan Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador.

"Selama saya masih hidup, saya akan tetap di jalur politik. Setiap orang di dunia berhak membebaskan diri mereka dari diskriminasi dan rasa malu," tegasnya.

Menteri Luar Negeri Meksiko Marcelo Ebrard mengunggah foto di Twitter yang memperlihatkan jet yang ditumpangi oleh Morales telah mendarat.

Gunakan "Rencana B"

Tersenyum dengan tangan terkepal di udara, Morales keluar dari pesawat yang mendarat di Bandara Internasional Mexico City pukul 11.15 waktu setempat.

Dilansir BBC Selasa (12/11/2019), dia mengungkapkan kisahnya ketika terbang ke Meksiko dari kota Bolivia Cochabamba, tempatnya berlindung.

Angkatan Udara Meksiko mengirim jet untuk menjemput Morales setelah mengizinkan permintaan suaka politik, dan sempat transit di Peru.

Tetapi begitu sampai di Bolivia, pemerintah Peru memberi tahu pesawat itu bahwa karena "alasan politik", mereka tak diperbolehkan transit lagi.

Ebrard mengatakan, di saat itulah mereka kemudian menggunakan "Rencana B". "Terdapat kesulitan dan ketegangan," ujarnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Internasional
Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
Baku Tembak 'Panas' Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Baku Tembak "Panas" Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Internasional
Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

Internasional
Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Internasional
Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Internasional
Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X