Presiden Bolivia Evo Morales Mundur, Meksiko Tawarkan Suaka

Kompas.com - 11/11/2019, 08:37 WIB
Presiden Evo Morales saat menghadiri hari ulang tahun kemerdekaan ke-193 Bolivia pada Senin (6/8/2018). Dalam acara itu Morales mengenakan medali dan selempang kepresidenan. AFP/JOSE LIRAUZEPresiden Evo Morales saat menghadiri hari ulang tahun kemerdekaan ke-193 Bolivia pada Senin (6/8/2018). Dalam acara itu Morales mengenakan medali dan selempang kepresidenan.

MEXICO CITY, KOMPAS.com - Pemerintah Meksiko menyatakan, mereka siap menawarkan suaka setelah Presiden Bolivia Evo Morales mengundurkan diri.

Pernyataan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Marcelo Ebrard setelah 20 pejabat pemerintah dan politisi Bolivia mengungsi di Kedutaan Besar Meksiko di La Paz.

Baca juga: Diduga Lakukan Kecurangan dalam Pemilu, Presiden Bolivia Mengundurkan Diri

Dalam kicauannya di Twitter, Ebrard menuturkan pihaknya menerima jajaran eksekutif dan legislatur di kantor kedubes mereka.

"Karena itu, sejalan dengan tradisi suaka dan non-intervensi, kami juga menawarkannya kepada Evo Morales," ujar Ebrard dilansir AFP Minggu (10/11/2019).

Morales mengundurkan diri pada Minggu, mengakhiri kekuasaanya sejak 2006, setelah demonstrasi yang menguasai seantero Bolivia sejak Oktober.

Massa turun ke jalan setelah kemenangan Morales dalam pemilu 20 Oktober dianggap penuh kecurangan, dan kemudian mendesaknya mundur.

Negara-negara sosialis seperti Kuba dan Venezuela langsung melontarkan tanggapan setelah presiden terlama dalam sejarah Amerika Latin itu mengundurkan diri.

Menteri Luar Negeri Bruno Rodriguez di Twitter menyatakan mereka mendukung Morales yang mereka sebut "saudara", dan mengecam demonstrasi.

Rodriguez menganggap presiden 60 tahun itu sebagai simbol dari rakyat pribumi Amerika, dan menuduh oposisi melakukan kudeta terhadap Morales.

Senada dengan Kuba, Presiden Venezuela Nicolas Maduro, yang juga sedang menghadapi tekanan internal, mengecam adanya kudeta di Bolivia.

"Kami menyeruka adanya mobilisasi dan pergerakan sosial untuk menuntut pelestarian kehidupan masyarakat asli Bolivia dari rasisme," katanya.

Baca juga: Ingin Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi, Indonesia dan Bolivia Jajaki Bentuk Forum Bisnis

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X