Iran Diguncang Gempa 5,9, 5 Orang Tewas

Kompas.com - 08/11/2019, 12:51 WIB
Shutterstock

TEHERAN, KOMPAS.com - Sebanyak lima orang diberitakan tewas ketika sebuah gempa berkekuatan 5,9 mengguncang kawasan barat laut Iran.

Pusat seismologi setempat mengemukakan, gempa itu berada sekitar 120 km sebelah tenggara Tabriz, kota di Provinsi Azerbaijan Timur.

Baca juga: Pacitan Diguncang Gempa, Bukti Sesar Grindulu Purba Masih Aktif

Digambarkan berkekuatan "sedang", pusat gempa itu berada di kedalaman delapan kilometer, dan diikuti oleh lima gempa susulan.

Gubernur Azerbaijan Timur, Mohammad-Reza Pourmohammadi mengatakan selain lima orang tewas dan 120 terluka, 30 rumah juga hancur.

Dilansir AFP Jumat (8/11/2019), tim penyelamat dikerahkan setidaknya ke 41 titik desa dan kota. Namun kerusakannya terkonsentrasi di dua wilayah.

Badan Geologi Amerika Serikat (USGS) mengeluarkan peringatan akan adanya korban tambahan, dengan tingkat kerusakan yang menyebar.

Iran berlokasi di dua lempeng tektonik utama, dan menderita karena tertimpa sejumlah gempa besar selama beberapa dekade.

Salah satunya adalah kota kuno di Bam yang hancur karena gempa dahsyat yang terjadi pada 2003 silam, dan membunuh hingga 31.000 orang.

Pada 1990, gempa 7,4 menghantam kawasan utara dan menewaskan 40.000 orang, melukai 300.000, dan membuat puluhan kota dan 2.000 desa luluh lantak.

Adapun dalam 14 tahun terakhir, Iran sudah mengalami dua gempa besar. Yakni satu pada 2005 yang menewaskan 600 orang. Satunya terjadi di 2012 dengan 300 orang tewas.

Baca juga: Gempa Magnitudo 4,8 di Manado, Tak Berpotensi Tsunami

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat 'Refund' dari Toko Hewan

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat "Refund" dari Toko Hewan

Internasional
Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Internasional
Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Internasional
Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Internasional
Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Internasional
'Dibully' Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

"Dibully" Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

Internasional
Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan 'Doa Perdamaian' untuk Paus Fransiskus

Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan "Doa Perdamaian" untuk Paus Fransiskus

Internasional
Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Internasional
Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Internasional
Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Internasional
Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Internasional
Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

Internasional
China Tuduh AS Berusaha 'Menghancurkan' Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

China Tuduh AS Berusaha "Menghancurkan" Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

Internasional
Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X