Bentuk Terima Kasih, Bos di China Cuci Kaki Karyawan yang Berprestasi

Kompas.com - 08/11/2019, 11:00 WIB
Screengrab from YouTube

JINAN, KOMPAS.com - Dua bos perusahaan kosmetik di China menuai pujian setelah mencuci kaki karyawan berprestasi sebagai bentuk terima kasih atas loyalitas dan kerja keras mereka.

Pimpinan perusahaan di Negeri "Panda" itu sering diberitakan memberikan hukuman kepada pegawai yang dianggap tak menembus target penjualan.

Baca juga: Periksa Eks Bos Petral, Penyidik KPK Dalami Dugaan Aliran Dana

Namun bos perusahaan kosmetik di Jinan, Provinsi Shandong, China, menjadi sorotan karena memberikan ucapan terima kasih dengan membasuh kaki pegawainya.

Dalam video yang viral pekan ini dilansir Oddity Central Rabu (6/11/2019), terlihat dua direktur eksekutif membungkuk dan mulai mencuci.

Upacara tak biasa itu dilaporkan terjadi pada 2 November, di markas perusahaan yang fokus kepada penjualan produk kosmetik.

Dalam video berdurasi pendek, nampak dua pimpinan berjalan menyusuri lorong, dan membungkuk ke arah panggung tempat delapan karyawan berprestasi duduk.

Mereka kemudian bergerak menuju panggung, berlutut, melepas sepatu para pegawai, dan kemudian mencuci kaki mereka dengan tangan.

Aksi pencucian itu disebut merupakan bentuk terima kasih dari manajemen atas dedikasi dan kerja keras mereka, dan juga meningkatkan moral pegawai.

Namun, meski ada yang memberikan pujian atas kebijakan mereka, terdapat netizen di China yang melontarkan cibiran, atau mengungkapkan rasa jijik.

" Bos itu sangat licik. Sudah jelas mencuci kaki berarti karyawan itu tidak akan bisa meminta bonus finansial," tulis seorang warganet di Weibo.

"Siapa yang menemukan cara kelas rendah untuk melakukan pembasuhan di siang bolong? Dan siapa yang menganggapnya menarik?" sindir netizen lain.

Ini bukan kali pertama ada pimpinan perusahaan di China yang melakukannya. Tiga tahun lalu, seorang bos di Shenzhen mencuci kaki pegawainya dalam pertemuan tahunan.

Baca juga: Bos Apple Sumbang 2,5 Miliar Dollar AS untuk Bantu Subsidi Rumah



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X