Erdogan Ancam Buka Eropa bagi Pengungsi jika Tak Dapat Dukungan Internasional

Kompas.com - 08/11/2019, 10:00 WIB
AFP/ATTILA KISBENEDEK

BUDAPEST, KOMPAS.com - Presiden Turki Recep Tayyip kembali melontarkan ancamannya untuk membuka Eropa bagi jutaan pengungsi jika tak mendapat dukungan internasional.

Pernyataan itu dia ucapkan ketika berdialog dengan Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban dalam kunjungannya ke Budapest, dilansir AFP Kamis (7/11/2019).

Baca juga: Erdogan Kembali Mengancam Bakal Membanjiri Eropa dengan Pengungsi Suriah

Turki meluncurkan operasi militer atas milisi Kurdi pada 9 Oktober demi membentuk "zona aman", dan menempatkan 3,6 juta pengungsi Suriah yang mereka tampung.


Erdogan sudah menyerukan kepada negara Uni Eropa guna memberikan lebih banyak bantuan finansial supaya cita-citanya membentuk "zona aman" tercapai.

"Ada atau tidak adanya dukungan, kami akan menjamu tamu kami. Namun sampai pada titik tertentu," kata Erdogan dalam konferensi pers bersama Orban.

"Jika kami tak mendapat dukungan yang diperlukan, maka kami akan membuka gerbang, di mana tentunya jelas mereka akan ke mana (Eropa)," tambahnya.

Orban, yang merupakan pemimpin anti-imigran, menyatakan Hungaria siap untuk memberikan bantuan kepada Ankara untuk menciptakan zona itu.

Dia menuturkan tanpa Turki, Eropa tentu tak akan bisa membendung gelombang migran. "Kami harus melakukan apa pun mencegah mereka. Jadi, kami butuh bantuan Turki," jelasnya.

Orban berulang kali membela Ankara dengan mengkritik negara Barat karena dianggap pura-pura buta terhadap keterlibatan mereka di Timur.

Budapest menunda resolusi UE yang mengecam serangan atas milisi Kurdi, dengan menyebut agresi militer itu sejalan dengan "kepentingan mereka" dalam mencegah pengungsi ke Eropa.

Dalam kunjungan ke Kazakhstan Oktober lalu, Erdogan mengucapkan terima kasih kepada Orban atas "dukungannya" terhadap Operation Peace Spring.

Daniel Hegedus, analis di German Marshall Fund of the United States berkata, Hungaria memandang Turki sebagai pemain kunci geopolitik baik di Suriah, tenggara Eropa, hingga Timur Tengah.

"Jadi, mereka siap bertikai dengan Uni Eropa selama menyenangkan Ankara, dan bertindak berdasarkan kepentingan mereka alih-alih aliansi," tutur Hegedus.

Baca juga: Erdogan Ancam Bakal Hancurkan Kepala Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS 'Negara Iblis'

Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS "Negara Iblis"

Internasional
Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Internasional
Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

Internasional
Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Internasional
Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X