Dituduh Jadi Mata-mata Arab Saudi, 2 Mantan Karyawan Twitter Dijerat Pengadilan AS

Kompas.com - 08/11/2019, 08:00 WIB
Bloomberg

SAN FRANCISCO, KOMPAS.com - Dua mantan karyawan Twitter dan satu orang lagi dijerat pengadilan AS setelah dituduh menjadi mata-mata bagi Arab Saudi.

Kementerian Kehakiman AS menyatakan, dua warga Saudi dan satu warga AS itu membongkar akun yang dianggap mengkritik keluarga kerajaan maupun pemerintah.

Berdasarkan dokumen Pengadilan Federal San Francisco dilansir AFP Kamis (7/11/2019), ketiganya bekerja bagi pejabat Arab Saudi anonim.

Baca juga: Menyoal Prostitusi Online, Pakai Tagar Khusus di Twitter hingga Modus Perdagangan Orang

Pejabat itu mengabdi pada sosok yang disebut "Anggota Kerajaan-1", di mana The Washington Post menyebutnya sebagai Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Mereka yang ditangkap adalah mantan karyawan Twitter, Ali Alzabarah dan Ahmad Abouammo, serta pegawai pemasaran Ahmed Almutairi yang punya hubungan dengan Riyadh.

Jaksa David Anderson mengatakan, ketiga dituding memperhatikan informasi personal pengguna untuk melihat siapa saja pembangkang dan pengkritik.

"Hukum di AS tidak akan membiarkan perusahaan atau teknologi AS digunakan sebagai alat penindasan oleh negara asing," tegas Anderson.

Tuntutan itu muncul di tengah mulai merenggangnya hubungan AS dan Saudi buntut kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi Oktober 2018 lalu.

Dikenal sebagai pengkritik MBS, julukan Putra Mahkota Mohammed bin Salman, Khashoggi dibunuh dan dimutilasi di Konsulat Saudi di Istanbul, Turki.

Berdasarkan pemberitaan Washington Post, intelijen Negeri "Uncle Sam" menyimpulkan Pangeran MBS ada hubungannya dengan pembunuhan itu.

Baca juga: Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi Tewas, Putra Mahkota Arab Saudi Beri Selamat kepada Trump

Menargetkan Pengkritik Rezim

Abouammo (41) dan Alzabarah (35) direkrut pada 2014-2015 untuk menggunakan posisi mereka di Twitter guna memperoleh data pribadi akun pembangkang Saudi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat 'Refund' dari Toko Hewan

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat "Refund" dari Toko Hewan

Internasional
Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Internasional
Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Internasional
Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Internasional
Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Internasional
'Dibully' Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

"Dibully" Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

Internasional
Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan 'Doa Perdamaian' untuk Paus Fransiskus

Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan "Doa Perdamaian" untuk Paus Fransiskus

Internasional
Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Internasional
Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Internasional
Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Internasional
Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Internasional
Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

Internasional
China Tuduh AS Berusaha 'Menghancurkan' Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

China Tuduh AS Berusaha "Menghancurkan" Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

Internasional
Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X