Pejabat AS: Pemimpin Baru ISIS "Bukan Siapa-siapa"

Kompas.com - 07/11/2019, 11:58 WIB
Mirror

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Seorang pejabat AS menuturkan, pemimpin ISIS yang baru disebut "bukan siapa-siapa" dengan reputasi kurang diketahui.

Pekan lalu, kelompok ekstremis itu mengumumkan Abu Ibrahim al-Hashimi al-Quraishi sebagai pengganti Abu Bakar al-Baghdadi.

Baca juga: Erdogan: Turki Tangkap Istri dan Ipar Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi

Baghdadi tewas bunuh diri ketika pasukan khusus AS datang dan menyerangnya di Barisha, sebuah desa di Idlib, Suriah, akhir Oktober lalu.

Pejabat anonim AS itu mengatakan, dia telah memantau media sosial ISIS di mana anggotanya mengaku tidak tahu banyak tentang Hashimi.

"Ini menjadi isu besar di media sosial mereka. Nampaknya orang ini bukan siapa-siapa," ujar pejabat itu seperti diberitakan AFP Rabu (6/11/2019).

Dengan sedikit yang diketahui tentang Hashimi, sumber itu menerangkan Hashimi tidak akan membuat dunia ketakutan sebagai pemimpin ISIS.

Sumber itu tidak bersedia memberikan lebih detail apakah Hashimi dan Abu Bakar al-Baghdadi pernah ditahan di penjara yang sama.

Sebelumnya dalam kicauan di Twitter, Presiden Donald Trump menyatakan mereka "tahu persis" siapa itu Hashimi meski tak menjabarkannya.

Baghdadi, yang memproklamasikan "kekhalifahan" ISIS di Mosul, Irak, menjadi pria yang paling dicari dunia karena kebrutalannya.

Kementerian Luar Negeri AS sempat menawarkan hadiah bagi siapa yang menemukan Baghdadi 25 juta dollar AS atau setara dengan Rp 350 miliar.

Penyerbuan yang dilakukan Baghdadi terjadi setelah seorang anggota ISIS membelot dan memberikan informasi karena ingin membalas dendam.

Baca juga: Tangkap Kakak Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi, Apa yang Ingin Dikorek oleh Turki?



Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X