Kompas.com - 04/11/2019, 07:45 WIB

Tensi dua negara kembali memanas setelah Presiden Donald Trump mengumumkan keluar dari perjanjian nuklir yang dibuat pada 2015.

Dalam pernyataannya tahun lalu, Trump beralasan perjanjian itu tidak mencakup kepemilikan rudal Iran, hingga aktivitas mereka di Timur Tengah.

Khamenei menunjuk negosiasi Gedung Putih dengan Korea Utara yang sudah terjadi sejak 2018, sebagai tanda AS tak bisa dipercaya.

"Mereka mengambil foto dan saling memuji. Tetapi, Amerika sama sekali tidak mencabut sanksi bahkan secuil pun," kecam Khamenei.

"Begitulah cara mereka berunding. Mereka akan berkata 'kami membuat kalian bertekuk lutut', dan tak bakal memberi kelonggaran," pungkasnya.

Baca juga: Pemimpin Tertinggi Iran hingga Raja Salman, Inilah 5 Besar Tokoh Muslim Berpengaruh Dunia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Sumber AFP
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.