Pemberontak Suriah yang Didukung Turki Diduga Lakukan Kejahatan Perang atas Milisi Kurdi

Kompas.com - 04/11/2019, 07:00 WIB
Tentara pemberontak Suriah yang mendapat dukungan Turki mengambil gambar dengan ponsel di kota perbatasan Tel Abyad, Suriah, Senin (14/10/2019). ANTARA FOTO/REUTERS/Khalil AshawiTentara pemberontak Suriah yang mendapat dukungan Turki mengambil gambar dengan ponsel di kota perbatasan Tel Abyad, Suriah, Senin (14/10/2019).

NEW YORK, KOMPAS.com - Pemberontak Suriah yang didukung Turki diduga melakukan kejahatan perang atas milisi Kurdi, dengan rekaman kebrutalan mereka beredar.

PBB sudah memperingatkan bahwa Ankara bakal bertanggung jawab atas apa yang diperbuat sekutu mereka, yang direspons dengan janji untuk mengusut.

Dalam rekaman yang diduga diambil dari ponsel, nampak seorang anggota pemberontak yang berjenggot berteriak mengucapkan takbir.

Baca juga: Turki Bakal Pulangkan Anggota Asing ISIS ke Negara Asal

"Kami adalah pejuang dari Batalyon Faylaq Al-Majd (Korps Kemuliaan)," ujar si pria dengan latar belakang mayat dari milisi Kurdi.

Dalam rekaman mengerikan itu, kelompok yang disokong Turki itu menginjak seorang jenazah perempuan, dengan ada yang mengatakan dia sebagai "PSK".

Diketahui, pria itu adalah bagian dari Tentara Nasional Suriah (SNA), dilatih dan dipersenjatai, serta berada dalam komando Turki langsung.

Dilansir BBC Sabtu (2/11/2019), video itu direkam pada 21 Oktober di utara Suriah, dengan mayat perempuan yang dia injak adalah Amara Renas.

Dia merupakan Unit Perlindungan Perempuan Kurdi (YPJ), milisi yang memberi dampak pada kekalahan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Pada 9 Oktober, Presiden Recep Tayyip Erdogan mengumumkan Operation Peace Spring dengan klaim menciptakan "zona aman" bagi pengungsi.

Baca juga: DPR AS Sahkan Pengakuan Pembantaian Armenia yang Buat Turki Marah

Ancaman Video

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber BBC
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X