9 Anak Tewas di Afghanistan Terkena Ledakan Ranjau Saat Berangkat ke Sekolah

Kompas.com - 02/11/2019, 23:32 WIB
Foto yang dirilis pada 22 Juli 2019 memperlihatkan anak-anak sekolah di Afghanistan tengah pulang sekolah di SMP Papen yang hancur di distrik Deh Bala, Provinsi Nangarhar. AFP/NOORULLAH SHIRZADAFoto yang dirilis pada 22 Juli 2019 memperlihatkan anak-anak sekolah di Afghanistan tengah pulang sekolah di SMP Papen yang hancur di distrik Deh Bala, Provinsi Nangarhar.

KABUL, KOMPAS.com - Setidaknya delapan anak di Afghanistan tewas terkena ledakan ranjau ketika mereka berangkat ke sekolah, demikian keterangan polisi.

Insiden itu dilaporkan terjadi di distrik Darqad di Provinsi Takhar, ketika anak-anak itu menginjak ranjau yang ditanam di jalan.

Juru bicara pemerintah Provinsi Takhar Jawad Hejri dikutip AFP Sabtu mengatakan, sembilan anak laki-laki itu berusia 7-11 tahun.

Baca juga: Ikuti Jejak Putri Diana, Pangeran Harry Berjalan di Ladang Ranjau Angola

"Pukul 08.30, secara tragis 9 anak sekolah menjadi martir di ladang ranjau yang sengaja dipasang oleh Taliban," ujar Hejri dalam keterangan resmi.

Adapun sebagaimana diwartakan The Independent, kepala polisi Takhar Sayed Mehraj Sadat menyebut ada delapan anak yang tewas dalam hari sekolah di Afghanistan.

Sadat menyatakan, ada kemungkinan Taliban memasang bom itu untuk menargetkan pasukan pemerintah yang sering melewati jalan tersebut.

Juru bicara polisi provinsi Khalil Asir berujar, Darqad adalah area yang dikuasai Taliban, di mana mereka memasang perangkap sejak pasukan Afghanistan memulai operasi.

"Sayangnya hari ini (Sabtu), salah satu ranjau tersebut meledak, dan membunuh 9 siswa yang masih duduk di bangku SD," jelas Asir.

Dia menambahkan di antara para korban, terdapat satu anak yang dikabarkan berasal dari "keluarga Taliban", dengan kelompok itu tak memberi jawaban.

Oktober kemarin, PBB merilis laporan terkait jumlah warga sipil yang terbunuh atau terluka di Afghanistan yang "belum pernah terjadi sebelumnya" sepanjang Juli hingga September 2019.

Tercatat 1.174 korban tewas dan 3.139 penduduk yang terluka dalam periode 1 Juli sampai 30 September. Naik 42 persen dibanding sebelumnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Internasional
'Rencana Perdamaian' Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

"Rencana Perdamaian" Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

Internasional
Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Internasional
Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Internasional
Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Internasional
12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

Internasional
Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Internasional
Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Internasional
Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Internasional
Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Internasional
Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Internasional
Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X