Politisi Ukraina Ini Ketahuan Hubungi PSK Saat Sidang Parlemen

Kompas.com - 02/11/2019, 22:03 WIB
Politisi Ukraina bernama Bohdan Yaremenko ketahuan menggunakan ponselnya untuk menghubungi PSK menggunakan aplikasi kencan dalam sidang parlemen di KIev pada 31 Oktober 2019. AFP/GENYA SAVILOVPolitisi Ukraina bernama Bohdan Yaremenko ketahuan menggunakan ponselnya untuk menghubungi PSK menggunakan aplikasi kencan dalam sidang parlemen di KIev pada 31 Oktober 2019.

KIEV, KOMPAS.com - Seorang politisi di Ukraina minta maaf setelah ketahuan menggunakan aplikasi kencan Tinder dan menghubungi PSK saat sidang parlemen.

Bohdan Yaremenko, ketua komite luar negeri, tertangkap kamera ketika hadir di Verkovna Rada tengah membahas harga dan layanan seks.

Baca juga: Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Politisi 48 tahun yang mempunyai dua anak itu bahkan melihat foto PSK yang tersedia di aplikasi Tinder, dilansir Newsweek Jumat (1/11/2019).

Ketika cerita itu tersiar, Yaremenko awalnya membenarkan aksinya di Facebook, dengan menyatakan dia sengaja melakukannya untuk mempermalukan jurnalis yang mengkritiknya.

Namun tak lama kemudian dikutip Radio Free Europe, dia minta maaf, dengan menyatakan bahwa segala aksinya benar-benar memalukan.

"Saya ingin meminta maaf kepada semua pihak. Mulai dari istri saya, sidang parlemen, hingga presiden (Volodymyr Zelensky)," jelasnya.

Banyak kalangan kemudian menyindir si politisi. Seperti penulis Andriy Kokotyukha yang menyebut aksi Yaremenko "jauh lebih aman" dari pada inisiatif terkait Rusia.

Yaremenko adalah salah satu sosok yang mendukung upaya Ukraina untuk berdamai dengan Moskwa, yang kemudian direspons marah oleh publik.

Sementara blogger Serg Marco menulis Facebook menyatakan dia tidak melihat perbuatan Yaremenko salah. Tapi dia ingin mendengar pandangan mereka soal prostitusi.

"Saya pikir ini waktu yang tepat untuk menanyakan kepada Tuan Yaremenko apa dia pikirkan soal legalisasi PSK, pajak, dan jaminan sosial bagi mereka," kata Marco.

Partai Pelayan Rakyat tempat Yaremenko bernaung, yang terpiih untuk memerangi korupsi dan penyogokan, bakal memutuskan nasibnya.

Menurut pemimpin partai David Arakhamia, Yaremenko bisa keluar dari komite luar negeri, mundur dari faksi, hingga meninggalkan parlemen.

September lalu, politisi lain dari Partai Pelayan Rakyat Olena Krivoruchkina tertangkap mengirim pesan nakal kepada pasangannya.

Baca juga: PSK Dibunuh Gara-gara Tisu Magic, Ini yang Perlu Anda Tahu

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Newsweek
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X