Kompas.com - 02/11/2019, 17:29 WIB

HANOI, KOMPAS.com - Vietnam "mengecam kuat" perdagangan manusia setelah polisi Inggris menyatakan 39 mayat dalam kontainer truk adalah warganya.

Kebanyakan dari para korban diduga datang dari kawasan tengah Vietnam, di mana mereka penyelundup membawa mereka ke Eropa lewat Rusia demi masa depan lebih baik.

Pekan lalu, publik Inggris terkejut ketika polisi menemukan 39 mayat dalam kontainer truk Essex, sebelah timur London, pada 23 Oktober lalu.

Baca juga: 39 Mayat yang Ditemukan di Kontainer Truk Inggris adalah Warga Negara Vietnam

Dua orang ditangkap di Provinsi Ha Tinh Jumat (1/11/2019), di tengah upaya polisi Negeri "Ratu Elizabeth" untuk menemukan pelaku lain.

Juru bicara kementerian luar negeri Le Thi Thu Hang menyatakan, mereka sangat mengecam perdagangan manusia, dan menyebutnya kejahatan serius.

Dilansir AFP Sabtu (2/11/2019), dia menyebut insiden itu adalah "tragedi kemanusiaan", dan meminta negara lain untuk menangkal penyelundupan.

"Kami mendesak semua negara untuk memerangi perdagangan manusia dalam rangka mencegah tragedi lain di masa depan," cetus Le.

Kepolisian mengatakan, mereka kini memulai proses identifikasi korban setelah sampel DNA dikumpulkan dari keluarga di Ha Tinh dan Nghe Ab=n.

"Saya pikir anak saya masuk dalam 39 korban tewas," kata Nguyen Dinh Gia dengan menyebut nama anaknya, Nguyen Dinh Luong.

Penemuan ini tak hanya memberi duka bagi keluarga. Namun juga mengungkap jaringan perdagangan manusia yang begitu canggih.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.