[KABAR DUNIA SEPEKAN] ISIS Benarkan Baghdadi Tewas | Raja Thailand Pecat Pengawal karena "Berzina"

Kompas.com - 02/11/2019, 16:18 WIB

KOMPAS.com - Pada akhir pekan lalu, AS mengumumkan bahwa Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi tewas bunuh diri saat diserbu di Suriah.

ISIS kemudian merespons dengan mengumumkan pengganti Baghdadi. Sosok yang tidak diketahui oleh intelijen Negeri "Uncle Sam".

Sementara itu, Raja Thailand Maha Vajiralongkorn membuat keputusan dengan memecat pengawal kerajaan karena melakukan "perbuatan zina".

Kedua artikel itu masuk ke dalam kabar populer selama sepekan dari seluruh penjuru dunia sepanjang Senin (28/10/2019) hingga Sabtu (2/11/2019).

1. Kronologi Tewasnya Pemmpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam konferensi pers Minggu (27/10/2019) mengumumkan, Baghdadi tewas setelah mengaktifkan bom bunuh diri.

Baghdadi disebut tewas setelah dikejar hingga ke ujung terowongan tempat dia bersembunyi. Selain dia, setidaknya ads dua anak kecil tewas bersmanya.

Trump lalu membeberkan kronologi tewasnya Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi. Seperti apa kronologinya, Anda bisa menyimaknya di sini.

2. Lukisan "Sengsara Yesus" Buat Wanita di Perancis Jadi Jutawan
Seorang perempuan lansia di Perancis menjadi jutawan setelah lukisan "Sengsara Yesus" yang ditemukan di dapur dijual seharga 24 juta euro, atau Rp 373 miliar.

Christ Mocked, momen ketika Yesus diejek sebelum disalib, hanyalah lukisan sepanjang 20x26 cm. Tapi berharga hingga empat kali lipat dibanding perkiraan awal.

Lukisan karya seniman Italia Cimabue itu ditemukan awal tahun ini, dengan hasil pemeriksaan menunjukkan karya itu dibuat pada awal 1500-an silam.

Bagaimana cerita hingga lukisan "Sengsara Yesus" itu ditemukan dan kemudian berharga sedemikian mahal, simak penjelasannya di sini.

3. Jenazah Baghdadi Dikuburkan di Laut
Militer AS menyatakan, mereka menangani potongan jenazah Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi setelah dia meledakkan diri akhir pekan lalu.

Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Mark Milley berujar, mayat Baghdadi langsung dibawa untuk dilakukan pemeriksaan guna memastikan identitasnya.

Setelah itu, pria yang kepalanya dihargai 25 juta dollar AS, sekitar Rp 350 miliar, dikuburkan di laut sesuai dengan aturan konflik senjata.

Pernyataan lengkap McKenzie bisa disimak di sini.

4. Ipar Baghdadi Jadi Informan yang Ungkap Lokasi Persembunyiannya
Kabar tewasnya Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi pada pekan lalu tak lepas dari sejumlah informan yang memberikan keterangan berharga.

Salah satunya adalah saudara ipar Baghdadi, Muhammad Ali Sajid al-Zobaie, demikian klaim yang diberikan oleh dinas intelijen Irak.

Baik sumber intelijen Irak dan pakar pergerakan radikal dari Wasatiyyah Centre, Fadel Abo Raghif, berujar kebanyakan informasi tentang Baghdadi datang dari Sajid.

Informasi seperti apa yang diberikan oleh Sajid dan berujung kepada pengungkapan lokasi Baghdadi, bisa Anda baca lengkap di sini.

5. Raja Thailand Pecat Pengawalnya karena "Berzina"
Raja Thailand Maha Vajiralongkorn kembali mengumumkan keputusan mengejutkan dengan memecat salah satu pengawal karena "berzina".

Kabar itu merupakan babak terbaru "bersih-bersih" sang raja, satu pekan setelah melengserkan selir karena "berbuat tidak hormat".

Raja Vajiralongkorn memerintahkan untuk memecat dua pengawal kerajaan dari "barak", demikian rilis dari Royal Gazette Selasa malam (29/10/2019).

Apa pernyataan lengkap Raja Thailand itu dalam mendepak pengawalnya, bisa Anda baca di sini.

6. ISIS Akui Kematian Pemmpin Mereka
Kelompok ISIS akhirnya mengumumkan bahwa pemimpin mereka, Abu Bakar al-Baghdadi, sudah tewas. Sekaligus menunjuk penggantinya.

Dalam rekaman audio yang dirilis di Telegram, kelompok ekstremis itu menunjuk Abu Ibrahim al-Hashimi al-Quraishi sebagai orang nomor satu mereka.

"Kami berkabung untukmu, komandan dari orang-orang yang beriman," ujar Hashimi yang juga bertindak sebagai juru bicara ISIS.

Siapa itu Hashimi, sosok pengganti Baghdadi sebagai Pemimpin ISIS, Anda bisa menyimaknya di sini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.