5 Pemerkosa Bocah 14 Tahun Dapat Hukuman Ringan karena Korban Tak Melawan Balik

Kompas.com - 02/11/2019, 10:50 WIB
Para perempuan berkumpul di Mahkamah Agung Spanyol buntut kasus Sarang Serigala. Yakni lima orang memperkosa bocah 14 tahun pada 2016 lalu. Kelima pemerkosa itu menerima hukuman ringan karena korban dianggap tidak melawan balik. REUTERS/SUSANA VERAPara perempuan berkumpul di Mahkamah Agung Spanyol buntut kasus Sarang Serigala. Yakni lima orang memperkosa bocah 14 tahun pada 2016 lalu. Kelima pemerkosa itu menerima hukuman ringan karena korban dianggap tidak melawan balik.

BARCELONA, KOMPAS.com - Pengadilan di Spanyol disorot setelah lima pemerkosa bocah 14 tahun mendapat hukuman ringan karena korban dianggap tak melawan balik.

Dalam keterangan di Pengadilan Barcelona, gadis itu disebut dalam "keadaan tidak sadar". Karena itu dia tidak memberikan perlawanan.

Lima pemerkosa bocah 14 tahun itu tak mendapat vonis kekerasan seksual di mana hukumannya adalah antara 15 sampai 20 tahun penjara.

Baca juga: Satu Pembunuh dan Pemerkosa Gadis 13 Tahun Divonis 7,5 Tahun Penjara

Dilansir BBC dan Sky News Jumat (1/11/2019), mereka hanya diputus bersalah atas dakwaan pelecehan seksual, di mana hukumannya 10-12 tahun penjara.

Tinjauan pun tengah berlangsung di Spanyol untuk menentukan apakah kasus pemerkosaan itu berdasarkan persetujuan eksplisit si bocah.

Bagaimana Kasus Ini Bermula?

Lima orang itu divonis bersalah karena melecehkan remaja itu ketika minum-minum di pabrik terbengkalai Manresa, pada Oktober 2016.

Jaksa penuntut menyatakan, kelima pelaku terdiri dari dua warga Spanyol, dua warga negara Kuba, dan sisanya berasal dari Argentina.

Mereka menyerang gadis yang tidak disebutkan identitasnya krtika dia berada di bawah pengaruh alkohol serta obat-obatan terlarang.

Salah satu pelaku, dikenal dengan hanya Bryan Andres M, memberi tahu pemerkosa lain untuk melakukannya selama 15 menit dan tidak ditunda.

Dalam kesaksian di sidng sebelumnya, remaja itu mengungkapkan dia hanya bisa mengingat sedikit. Namun, salah satu dari pria itu membawa senjata.

Baca juga: Semenit Keluar Penjara, Terdakwa Pemerkosa Ditangkap Lagi, Pengacara Meradang

Seluruh pelaku menolak dakwaan yang dijatuhkan kepada mereka. Meski, DNA dari salah satu pelaku ditemukan di celana dalam si bocah.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BBC,Sky News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Internasional
Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

Internasional
Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Internasional
Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Internasional
Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Internasional
Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Internasional
Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Internasional
AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

Internasional
Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X