Terungkap, Inilah Identitas Anjing MIliter yang Kejar Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi

Kompas.com - 01/11/2019, 18:29 WIB
Foto kanan adalah gambar anjing militer yang dirilis AS, dan dianggap berjasa karena mengejar Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi dalam serangan yang terjadi Sabtu di Suriah (26/10/2019). via Sky NewsFoto kanan adalah gambar anjing militer yang dirilis AS, dan dianggap berjasa karena mengejar Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi dalam serangan yang terjadi Sabtu di Suriah (26/10/2019).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Seekor anjing militer yang mengejar Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi mendapat kehormatan dengan diundang ke Gedung Putih.

Conan, anjing veteran dengan banyak misi tempur membuktikan gonggongannya lebih hebat dari gigitannya ketika mengejar Baghdadi di Idlib, akhir pekan lalu.

Anjing militer jenis Belgian Malinois itu identitasnya awalnya dirahasiakan hingga diungkapkan oleh Presiden Donald Trump.

Baca juga: AS Rilis Foto Anjing Militer yang Kejar Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi


Dalam kicauannya di Twitter, Trump sendiri yang menyebut nama Conan, di mana anjing itu akan pergi ke Washington "mungkin di pekan depan".

Conan mengejar Abu Bakar al-Baghdadi hingga ke ujung terowongan ketika dia dan Pasukan Delta menyerangnya di desa Barisha, 26 Oktober lalu.

Dilansir AFP Kamis (31/10/2019), Pemimpin ISIS itu tewas setelah mengaktifkan bom bunuh diri yang meruntuhkan terowongan dan melukainya.

Komandan Komando Pusat Kenneth McKenzie menyatakan, Conan merupakan "anggota terpenting" dengan 50 misi tempur selama empat tahun bertugas.

"Anjing Bertalenta"

Trump yang dikenal sering mendobrak norma di Washington, mengakhiri tradisi berusia 100 tahun untuk tidak menerima anjing di Gedung Putih.

Ketika Trump mengumumkan kematian Baghdadi, disertai dengan dua anak bersamanya, dia menyebut Conan sebagai "anjing yang cantik dan bertalenta".

Norma lain yang dianggap dilanggar oleh presiden 73 tahun itu adalah ketika dia menempatkan hewan tempur dalam sorotan publik.

Pakar keamanan nasional dalam keterangan mereka di Twitter menyatakan, keputusan Trump membuka identitas Conan bisa memberikan ancaman.

"Ada alasan keamanan di dalamnya. Mengetahui nama anjing, tentu bakal memberi petunjuk kepada pawangnya," ungkap Mark Hertling, mantan komandan pasukan darat AS di Eropa.

"Ketahui si pawang, kalian bisa tahu di mana unit dia bertugas. Ketahui unitnya, Anda bisa tahu Pasukan Delta mana yang terlibat dalam operasi itu," tutur Hertling.

Presiden terakhir yang tidak mempunyai anjing adalah William McKinley (1897-1901), di mana dia diketahui punya kucing Angora dan burung beo.

Baca juga: [POPULER INTERNASIONAL] AS Rilis Foto Penyerbuan Pemimpin ISIS | Kurdi Tolak Ajakan Bergabung Suriah

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Internasional
Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
Baku Tembak 'Panas' Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Baku Tembak "Panas" Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Internasional
Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

Internasional
Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Internasional
Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Internasional
Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X