Beredar Gambar Babi Hidup Dijadikan Boneka Tes Tabrak, Diduga di China

Kompas.com - 01/11/2019, 17:06 WIB
Ilustrasi babi. East2West News via Daily MailIlustrasi babi.

BEIJING, KOMPAS.com - Sebuah gambar mengerikan memperlihatkan seekor babi dijadikan sebagai boneka tes tabrak, dengan kejadian diduga di China.

Binatang itu terlihat duduk di kursi anak-anak berwarna kuning, dengan dua kaki depannya diikat di bagian depan menggunakan tali.

Baca juga: Hampir 2.000 Ekor Ternak Babi di Sumut Terjangkit Hog Cholera, Amankah Dagingnya Dikonsumsi?

Diduga, babi itu menjadi subyek dari tes tabrak berkecepatan 48 kilometer per jam yang dilakukan oleh peneliti di China. Meski kebenarannya masih diragukan.

Dilaporkan Daily Mirror Kamis (31/01/2019), binatang tersebut diikat menggunakan dua sabuk pengaman, sebelum ditabrakkan di dinding.

Kelompok pembela hak binatang mengaku geram atas kabar ini, di mana tujuh dari 15 ekor babi yang menjadi kelinci percobaan mati.

Diyakini, babi itu tidak mendapat makanan dan minuman beberapa jam sebelum tes "kejam" itu dilakukan guna "mengurangi kegembiraan dan stres".

Banyak dari hewan yang dijadikan sebagai bahan uji coba menderita luka. Seperti pendarahan, koyak, hingga luka di organ dalam.

Kepada harian Jerman Bild, juru bicara organisasi PETA Anne Meinert mengecam adanya foto itu. "Membiarkan hewan pintar dan sensitif seperti babi ditabrakkan di China kejam," ujarnya.

Anggota Partai Green Jerman Renate Kuenast menuturkan, perusahaan yang peduli keselamatan harusnya menggunakan boneka. Bukan babi.

Dikatakan bahwa peneliti yang melakukan tes tersebut menuturkan, mereka menggunakan babi karena punya struktur anatomi "sama" dengan manusia.

Dilansir Daily Mail, peneliti bersikukuh mereka sudah berdasarkan pada panduan AS untuk membentuk laboratorium binatang. Bahwa kebijakan mereka sudah direstui dewan etik.

PETA menyatakan, mereka pernah menggelar aksi protes yang membuat General Motors mengumumkan penghentian tes hewan pada 1993 silam.

"Sangat mengerikan ketika melihat hewan-hewan itu ditabrakkan dengan kecepatan tinggi dalam tes tabrak," terang PETA kembali.

Baca juga: Kembali Mewabah, Kenali Gejala Virus Hog Cholera Pada Babi

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X