Meksiko Rilis Detik-detik Penangkapan Gagal Anak Gembong Narkoba El Chapo

Kompas.com - 31/10/2019, 07:30 WIB
Potongan gambar dari video yang dirilis dalam konferensi pers Rabu pagi waktu setempat (30/10/2019) di Meksiko memperlihatkan detik-detik penangkapan anak gembong narkoba El Chapo, Ovidio Guzman, pada 17 Oktober 2019. Dia kemudian dibebaskan setelah kota tempatnya ditangkap Culiacan, berubah menjadi medan perang karena pengikutnya di kartel Sinaloa menyerang dengan militer terlibat baku tembak sengit. AFP/CEPROPIE/HOPotongan gambar dari video yang dirilis dalam konferensi pers Rabu pagi waktu setempat (30/10/2019) di Meksiko memperlihatkan detik-detik penangkapan anak gembong narkoba El Chapo, Ovidio Guzman, pada 17 Oktober 2019. Dia kemudian dibebaskan setelah kota tempatnya ditangkap Culiacan, berubah menjadi medan perang karena pengikutnya di kartel Sinaloa menyerang dengan militer terlibat baku tembak sengit.

MEXICO CITY, KOMPAS.com - Meksiko merilis video yang menunjukkan momen penangkapan anak gembong narkoba " El Chapo" yang gagal dua pekan lalu.

Ovidio Guzman dilepaskan oleh militer setelah anak buahnya menyerang balik, dan mengubah kota tempat dia ditangkap menjadi "medan perang".

Pejabat keamanan Meksiko memberikan laporan lengkap menit demi menit operasi 17 Oktober ketika Presiden Andres Manuel Lopez Obrador menggelar konferensi pers.

Baca juga: Anak Gembong Narkoba El Chapo Ditahan, Polisi Meksiko Baku Tembak dengan Pria Bersenjata

"Biarkan semua yang terjadi diketahui," tegas Obrador dalam misi yang mengguncang Negeri "Sombrero" itu, seperti dilansir AFP Rabu (30/10/2019).

Baku tembak antara militer dengan kartel narkoba Sinaloa yang dipimpin Ovidio berlangsung lima jam di Culiacan, kota berpopulasi 750.000 orang.

Rekaman yang berasal dari kamera badan salah satu tentara memperlihatkan anak gembong narkoba El Chapo itu ditangkap bersama seorang perempuan dan dua pria.

Dengan tangan terangkat, mereka berjalan dari pintu gedung putih menuju pasukan keamanan yang mengenakan perlengkapan taktis.

"Ayo! Berjalan dengan tenang. Tenang," teriak militer kepada Ovidio Guzman dalam bahasa Spanyol. Dia lalu diminta berlutut di dinding.

"Minta orang-orangmu berhenti. Minta mereka berhenti," pinta tentara berkaitan dengan baku tembak antara anggota Sinaloa dengan keamanan Meksiko.

Si perempuan kemudian mengatakan bahwa ada anak kecil di dalam gedung, dalam insiden yang berlangsung di kawasan Tres Rios.

Dalam rekaman selanjutnya, terlihat pria berusia 28 tahun itu berdiri dan menelepon, nampaknya meminta kepada anak buahnya untuk berhenti.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Internasional
12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

Internasional
Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Internasional
Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Internasional
Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Internasional
Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Internasional
Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Internasional
Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Internasional
Manajer Pemakzulan: Trump Menyalahgunakan Kekuasaan secara Berbahaya

Manajer Pemakzulan: Trump Menyalahgunakan Kekuasaan secara Berbahaya

Internasional
Tiga Negara Asia Tenggara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Tiga Negara Asia Tenggara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Capai 25 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Capai 25 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Singapura Umumkan Kasus Virus Corona | Trump Dianggap Menipu demi Pilpres AS 2020

[POPULER INTERNASIONAL] Singapura Umumkan Kasus Virus Corona | Trump Dianggap Menipu demi Pilpres AS 2020

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X