Sebelum Tewas, Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi Berusaha Selundupkan Keluarganya

Kompas.com - 30/10/2019, 13:51 WIB
Dalam video yang dirilis media Al-Furqan, sosok yang diyakini Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi tampil dalam tayangan propaganda. Pertama kalinya sejak dia mengumumkan kekhalifahan ISIS di Mosul, Irak, pada 2014 silam. AFP/SOURCES/-Dalam video yang dirilis media Al-Furqan, sosok yang diyakini Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi tampil dalam tayangan propaganda. Pertama kalinya sejak dia mengumumkan kekhalifahan ISIS di Mosul, Irak, pada 2014 silam.

BAGHDAD, KOMPAS.com - Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi diketahui berusaha selundupkan keluarga ke perbatasan Turki sebelum tewas pekan lalu.

Baghdadi meledakkan bom bunuh diri yang dibawanya, dan menewaskan tiga anaknya, ketika diserang pasukan khusus AS di desa Barisha, Sabtu (26/10/2019).

Sebelum tewas, Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi diketahui menghabiskan lima hari terakhir di bangunan dua lantai di Provinsi Idlib itu.

Baca juga: [POPULER INTERNASIONAL] Jenazah Pemimpin ISIS Dikubur di Laut | Bocah 10 Tahun Dibunuh Anak 13 Tahun

Bangunan itu diketahui milik seorang pria yang dikenal Abu Mohamed al-Halabi, karena dia berasal dari "Halab" atau Aleppo, meski nama belakangnya Salama.

Tetangga Halabi mengenalnya tak lebih sebagai pedagang makanan, yang menolak pengunjung dan mengendarai Hyundai biru, meski diketahui ada van putih yang kadang datang membawa persediaan.

Namun seperti dilansir The Independent Selasa (29/10/2019), Halab atau Abu Mohamed Salama adalah komandan kelompok bernama Hurras al-Din.

Hurras al-Din adalah kelompok ekstremis yang memilih lepas dari Hayat Tahrir al-Shams setelah sebelumnya berpisah dengan Al-Qaeda.

Seorang pejuang Hayat Tahrir al-Shams terpana sangat mengetahui Baghdadi ada di sana. Sebab, ISIS dan kelompoknya dikenal sebagai rival.

Berdasarkan keterangan dari sumber intelijen Irak, terungkap sebenarnya Halabi adalah seorang penyelundup manusia ke perbatasan Turki.

Karena itu, Baghdadi pun datang kepadanya. Tak terkecuali juga AS yang kemudian menerjunkan Pasukan Delta untuk menyerang tempat itu.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X