Kompas.com - 29/10/2019, 08:55 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - AS merilis foto anjing militer yang mengejar Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi, dan berujung pada kematiannya akhir pekan lalu.

Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Mark Milley mengatakan, anjing itu menunjukkan "pengabdian luar biasa" dalam operasi pasukan khusus AS Sabtu (26/10/2019).

Anjing militer itu disebut mengejar Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi hingga terpojok di ujung terowongan persembunyiannya di Suriah.

Baca juga: Kurdi Suriah Klaim Ambil DNA Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi dari Celana Dalamnya

Namun hewan itu terluka setelah Baghdadi memutuskan meledakkan diri, merontokkan terowongan yang membuatnya terluka, dan menewaskan tiga anak.

Dilansir Sky News Senin (28/10/2019), Presiden AS Donald Trump merilis foto unit yang menemani Pasukan Delta dalam menyerbu Baghdadi di Twitter.

"Kami mengumumkan foto anjing menakjubkan ini yang melakukan PEKERJAAN HEBAT menangkap dan membunuh Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi," ujar Trump.

"Unit K-9, begitu mereka memanggilnya, anjing bertalenta dan menakjubkan, ini terluka dan dibawa pulang," terang presiden 73 tahun itu.

Namun dilansir AFP, Milley menyatakan anjing itu sudah pulih. "Dia kembali bertugas bersama dengan pawangnya," terang Milley.

Trump mengatakan, operasi itu menggunakan delapan helikopter, di mana anggota ISIS yang mengawal Baghdadi tertangkap dan terbunuh.

Sumber dari internal AS mengungkapkan, mereka melakukan pendalaman terkait lokasi persembunyian Baghdadi selama beberapa bulan sebelum operasi.

Anjing militer dilaporkan dibekali dengan perlindungan, dan mendapat tugas untuk mengendus peledak serta mengejar teroris.

Dalam konferensi pers Minggu (27/10/2019), Trump mengucapkan terima kasih kepada Rusia hingga Turki terkait penyerangan Baghdadi.

Sementara Kurdi Suriah menyatakan, operasi intelijen mereka telah menuntun Pasukan Delta itu dalam menemukan lokasi persembunyian Baghdadi.

Baca juga: Serang Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi, AS Kerahkan 100 Tentara Elite dan 8 Helikopter

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Sky News,AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.