Trump Beberkan Kronologi Penyerbuan Pasukan AS yang Tewaskan Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi

Kompas.com - 28/10/2019, 10:32 WIB
Foto yang dirilis Gedung Putih pada 27 Oktober 2019 menunjukkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump (tengah) menonton di Ruang Situasi di Gedung Putih ketika pasukan khusus melakukan penyerbuan terhadap Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi, di mana dia dikabarkan tewas bunuh diri dalam penyerbuan tersebut. AFP/HANDOUTFoto yang dirilis Gedung Putih pada 27 Oktober 2019 menunjukkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump (tengah) menonton di Ruang Situasi di Gedung Putih ketika pasukan khusus melakukan penyerbuan terhadap Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi, di mana dia dikabarkan tewas bunuh diri dalam penyerbuan tersebut.

>> Namun mereka bisa menghindar dan mendarat dengan selamat. Yakin pintu depan sudah dipasangi perangkap, mereka masuk dengan cara meledakkan dinding. "Kami mendapat laporan setiap menit," terang Trump.

>> Dengan cepat, pasukan khusus AS membersihkan bangunan itu dengan "orang-orang menyerah atau tewas ditembak" menurut Trump.

>> Sebanyak 11 anak tak terluka dan segera dibawa oleh pihak ketiga yang tak disebutkan namanya. Militer AS juga menahan sejumlah anggota ISIS lain.

>> Tahu dirinya diserang, Baghdadi segera berlari ke bawah menuju terowongan dengan membawa tiga anak bersamanya. Kepada CNN Jake Tapper, Esper menyatakan Baghdadi sempat diminta menyerah, tapi dia menolak.

>> Dikejar oleh anjing militer dan terjebak di jalan buntu, Baghdadi "berteriak dan menangis" menurut Trump. Rompi bom bunuh diri yang dipakai diaktifkannya, menewaskan Baghdadi dan tiga anaknya serta meruntuhkan terowongan.

>> Tak ada korban jiwa dari pasukan AS meski anjing militer terluka parah.

Baca juga: Trump Umumkan Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi Sudah Tewas

>> Dengan tubuh Baghdadi "termutilasi oleh ledakan", militer menggunakan tes DNA di tempat 15 menit kemudian guna memastikan mereka membunuh si Pemimpin ISIS. "Hasil tes menunjukkan keyakinan, dan identifikasi positif itu adalah dia (Baghdadi)," tutur Trump.

>> Dalam acara Meet The Press NBC News, O'Brien mengatakan komandan operasi menyebut 100 persen jackpot, yang artinya dipastikan Baghdadi tewas.

>> Pasukan AS kemudian meneruskan operasi dengan mengambil sejumlah "materi sensitif" seperti dokumen rencana ISIS. Mereka menghabiskan waktu dua jam di lokasi sebelum terbang kembali.

>> Baghdadi akan "dimakamkan sewajarnya", terang O'Brien. Hal yang sama berlaku pada 2011 ketika Pemimpin Qal-Qaeda Osama bin Laden tewas.

>> Dia dikubur di laut setelah AS meminta konsultasi dari pakar hukum dan tradisi Islam.

Baca juga: Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi Dikabarkan Tewas Bersama 2 Istrinya

 
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.