Kompas.com - 26/10/2019, 09:10 WIB

Pernyataan itu didasarkan kabar bahwa ada satu perempuan asal Vietnam yang diduga merupakan bagian dari korban tewas di kontainer truk.

Koordinator Human Rights Space Hoa Nghiem berujar, gadis itu diidentifikasi bernama TRa My, dan sempat mengirim serangkaian pesan sebelum kontainer itu ditemukan.

Setelah diterjemahkan, isi pesannya berbunyi permintaan maaf Tra kepada orangtuanya karena upayanya menyelundup tidak berhasil.

"Saya sekarat karena tidak bisa bernapas. Saya berasal dari Can Loc Ha Tinh, Vietnam. Ibu, saya sungguh minta maaf," kata Tra.

Kontainer truk sampai di dekat Purfleet menumpang feri dari Pelabuhan Zeebrugge, Belgia, lebih dari satu jam sebelum ambulans datang pukul 01.40 waktu setempat.

Di Belgia, penyelidik setempat tengah mengumpulkan informasi untuk mencari tahu dari mana truk itu datang sebelum mencapai pelabuhan.

"Kami tengah melacak rute pelaku. Namun itu tidak gampang. Itu butuh waktu," terang juru bicara kejaksaan Belgia, Eric Van Duyse.

Baca juga: Inggris Mulai Identifikasi 39 Mayat yang Ditemukan di Kontainer Truk

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Sky News
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.