Erdogan Kembali Mengancam Bakal Membanjiri Eropa dengan Pengungsi Suriah

Kompas.com - 24/10/2019, 21:49 WIB
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. AFP / ADEM ALTANPresiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

ANKARA, KOMPAS.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kembali melontarkan ejekan dengan mengancam bakal membanjiri Eropa dengan pengungsi Suriah.

"Ketika kami berkata bakal membuka pintu, mereka langsung mengangkat senjata. Jangan begitu, gerbang akan terbuka pada waktunya," sindir Erdogan.

Baca juga: Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung Teroris di Suriah

Melalui perjanjian 2016, Turki memang sepakat untuk menahan pengungsi Suriah agar tidak menembus Eropa, demikian dilansir AFP Kamis (24/10/2019).

Namun negara Uni Eropa khawatir situasi panas yang terjadi di Suriah sejak dua pekan lalu bisa menggerakan 2,6 juta pengungsi yang ditampung Ankara.

"Mari lihat bagaimana kalian (Eropa) menangani ratusan ribu orang. Mari lihat bagaimana kalian menanganinya," ujar Erdogan dalam wawancara televisi.

Presiden 65 tahun itu mengejek Benua Biru punya uang dan kekuasaan. Namun panik ketika ada 100-200 migran mendarat di pantai Yunani.

"Ayo lihat. Di sini, kami mempunyai hampir empat juta orang. Tetapi kalian sama sekali tida mengatakan apa pun tentang ini," kritiknya.

Turki menghadapi kritikan internasional setelah meluncurkan serangan atas milisi Kurdi di utara Suriah sejak 9 Oktober lalu.

Ankara langsung menghentikan serangan setelah mengamankan "zona aman" sepanjang 32 km di kawasan Suriah, untuk menampung sejumlah pengungsi.

Erdogan mengklaim pasukan Turki dan pemberontak Suriah yang disokongnya bakal memulai operasi untuk membersihkan ranjau yang dipasang.

Dia juga berjanji bakal "menghancurkan" setiap milisi Kurdi yang mereka temukan di sana.

Baca juga: Erdogan Ancam Bakal Hancurkan Kepala Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman



Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X