Konflik Suriah: Turki dan Rusia Umumkan Gencatan Senjata "Bersejarah"

Kompas.com - 23/10/2019, 20:54 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) menjabat tangan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di resor Laut Hitam, Sochi, pada 22 Oktober 2019. REUTERS/SERGEI CHIRIKOV/POOLPresiden Rusia Vladimir Putin (kanan) menjabat tangan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di resor Laut Hitam, Sochi, pada 22 Oktober 2019.

SOCHI, KOMPAS.com - Turki dan Rusia mengumumkan kesepakatan gencatan senjata di kawasan timur Suriah yang mereka sebuah sebagai "momen bersejarah".

Dalam perjanjian itu, milisi Kurdi diberikan tenggang waktu selama 150 jam supaya bergerak menjauhi kawasan timur laut sejak Rabu (23/10/2019).

Pernyataan itu keluar setelah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menemui Presiden Rusia Vladimir Putin di resor Laut Hitam, Sochi.

Baca juga: Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk


Kedua negara juga bersepakat menggelar patroli sejauh 10 kilometer dari garis perbatasan Suriah-Turki. Peran yang awalnya diemban militer AS.

Kesepakatan keduanya didapat jelang berakhirnya masa gencatan senjata yang digagas AS guna memberi kesempatan milisi Kurdi mundur.

Melalui kesepakatan itu sebagaimana diwartakan BBC Indonesia, praktis masa gencatan senjata di antara Kurdi dan Turki diperpanjang.

Pasukan Kurdi di utara Suriah berasal dari Unit Perlindungan Rakyat (YPG), yang dianggap Ankara sebagai ancaman di perbatasannya.

Erdogan mengumumkan Operation Peace Spring pada 9 Oktober setelah Presiden AS Donald Trump memerintahkan prajurit AS untuk mundur.

Moskwa, yang bersekutu dengan rezim Presiden Bashar al-Assad, menempatkan tentaranya dekat perbatasan karena khawatir bakal disusupi kekuatan asing.

Pengerahan pasukan itu dikhawatirkan berdampak pada konflik militer Turki dan Rusia, sesuatu yang dihindari Erdogan dan Putin.

Setelah berunding selama enam jam di Sochi, keduanya sepakat di mana Kremlin bakal mengizinkan operasi militer Turki untuk menghindari baku tembak.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Internasional
Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Internasional
Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Internasional
Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Internasional
Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Internasional
Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Internasional
Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Internasional
Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Internasional
Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Internasional
Korea Utara Klaim Gelar Tes yang 'Sangat Penting'

Korea Utara Klaim Gelar Tes yang "Sangat Penting"

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

Internasional
'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X