China Diisukan Berencana Ganti Pemimpin Hong Kong Carrie Lam

Kompas.com - 23/10/2019, 18:42 WIB
Pemimpin eksekutif Hong Kong Carrie Lam, saat berbicara dalam konferensi pers, Kamis (5/9/2019).
AFP / PHILIP FONGPemimpin eksekutif Hong Kong Carrie Lam, saat berbicara dalam konferensi pers, Kamis (5/9/2019).

HONG KONG, KOMPAS.com - China dikabarkan menggulirkan rencana untuk mengganti Pemimpin Hong Kong Carrie Lam di tengah aksi protes yang hampir berlangsung lima bulan.

Dalam laporan Financial Times, kepala eksekutif pro-Beijing itu terus menghadapi kritik dan tekanan demonstran di kota semi-otonomi itu.

Sejauh ini, pemerintah pusat China masih memberikan dukungan dengan polisi masih menyebut demonstran sebagai "perusuh", dan mengecam adanya kekerasan.

Baca juga: Polisi Hong Kong Klaim Temukan Benda Diduga Bom selama Aksi Protes

Namun dilansir AFP Rabu (23/10/2019), sumber menuturkan Beijing berencana mengganti Carrie Lam dengan pemimpin sementaara.

Meski begitu, pemerintah pusat masih memantau situasi untuk memastikan kota stabil, sehingga tidak terkesan kalah oleh keadaan.

Melalui juru bicara kementerian luar negeri Hua Chunying, Beijing menganggap kabar itu sebatas rumor dengan motif tersembunyi.

"Pemerintah pusat menegaskan dukungannya bagi Pemimpin Hong Kong Carrie Lam untuk mengakhiri kekacauan dan kerusuhan, serta memulihkan ketertiban," terangnya.

Sudah hampir lima bulan terakhir, salah satu pusat finansial dunia itu dilanda aksi protes dengan tingkat bentrokan terus meningkat.

Pada awal Oktober ini, Lam menggunakan peraturan era kolonial melarang masker, dan menyebabkan kerusuhan yang hampir menutupi jaringan transportasi.

Salah satu dari pemimpin pergerakan, Jimmy Sham, harus mendapat perawatan di rumah sakit setelah diserang orang tak dikenal menggunakan palu pekan lalu.

Jika Presiden China Xi Jinping berencana mendepak Lam, maka penggantinya dilaporkan bakal diumumkan pada Maret tahun depan.

Kandidat yang dipersiapkan untuk mengisi jabatannya antara lain Norman Chan, mantan Kepala Otoritas Moneter Hong Kong.

Atau Henry Tang yang saat ini menjabat sebagai sekretaris keuangan dan sekretaris kepala untuk pemerintahan. Tang membantah dan meneguhkan dukungannya bagi Lam.

Baca juga: Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Internasional
Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Internasional
'Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas'

"Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas"

Internasional
Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Internasional
Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Internasional
China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

Internasional
Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X