Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Kompas.com - 22/10/2019, 21:47 WIB
Pangeran William (kiri) dan Pangeran Harry. AFP / TOBY MELVILLEPangeran William (kiri) dan Pangeran Harry.

KOMPAS.com - Pangeran Harry mengungkapkan bahwa dia dan saudaranya, Pangeran William, sedang tak sejalan dan mengaku jika sesekali terjadi ketegangan dalam hubungan mereka.

Duke of Sussex (35) belakangan telah dirisaukan dengan desas-desus tentang keretakan hubungannya dengan sang kakak, William, yang terpaut dua tahun lebih tua darinya.

Harry mengaku bahwa ada hal-hal yang tidak terhindarkan terjadi, mengingat peran penting keduanya dalam keluarga kerajaan.

"Kami adalah saudara dan kami akan selalu menjadi saudara," ujar Pangeran Harry dalam wawancara dengan stasiun televisi ITV yang direkam selama tur resminya bersama sang istri Meghan dan putranya Archie, ke Afrika selatan baru-baru ini.

Baca juga: Istri Pangeran Harry Gugat Surat Kabar yang Publikasikan Suratnya kepada Sang Ayah

"Kami jelas sedang berada di jalan yang berbeda saat ini, namun saya tetap akan selalu ada untuknya karena saya tahu dia juga akan selalu ada untuk saya."

"Kami tidak saling bertemu seperti dulu karena kami sangat sibuk, tapi saya sangat menyayanginya," kata Harry.

Ikatan yang dekat antara William dengan Harry terjalin setelah insiden kecelakaan mobil di Paris pada 1997, yang menewaskan ibu mereka, Diana, di usia 36 tahun.

Namun di saat William suatu hari ditakdirkan untuk bertakhta sebagai Raja Inggris, Harry, yang menempati urutan keenam dalam pewaris takhta kerajaan, dan kini telah memiliki keluarganya sendiri, dengan istri dan seorang anak, mulai terlihat menjauh.

Tahun ini, kedua bersaudara itu memisahkan ruang kerja dan yayasan amal mereka. Keduanya juga tidak lagi tinggal berdekatan.

Baca juga: Ikuti Jejak Putri Diana, Pangeran Harry Berjalan di Ladang Ranjau Angola

Tak hanya antara kedua pangeran, Meghan, yang menikah dengan Harry pada Mei 2018, juga dikabarkan berselisih dengan istri William, Kate.

Meghan (38), yang merupakan mantan aktris asal AS, telah berhadapan dengan media Inggris yang keras dan tabloid yang menuliskan kisah keluarganya yang tak harmonis, ditambah dengan rumor keretakan di istana.

Bersama Harry, pasangan Duke dan Duchess of Sussex ini, telah melayangkan tuntutan hukum terhadap sebuah media tabloid Inggris, The Mail, karena dugaan melanggar privasi setelah memuat surat yang dikirim Meghan kepada sang ayah.

Harry juga dilaporkan menggugar dua kelompok surat kabar atas dugaan melakukan peretasan telepon dan menyadap pesan suara.

Saat ditanya apakah Meghan menghadapi tekanan media, Harry menjawab, "Saya punya keluarga yang harus dilindungi. Dan saya tidak akan diganggu dengan permainan yang telah menewaskan ibu saya".

Baca juga: Pangeran Harry dan Meghan Bawa Putra Mereka dalam Tur Resmi Keluarga ke Afrika Selatan

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat 'Refund' dari Toko Hewan

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat "Refund" dari Toko Hewan

Internasional
Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Internasional
Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Internasional
Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Internasional
Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Internasional
'Dibully' Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

"Dibully" Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

Internasional
Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan 'Doa Perdamaian' untuk Paus Fransiskus

Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan "Doa Perdamaian" untuk Paus Fransiskus

Internasional
Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Internasional
Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Internasional
Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Internasional
Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Internasional
Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

Internasional
China Tuduh AS Berusaha 'Menghancurkan' Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

China Tuduh AS Berusaha "Menghancurkan" Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

Internasional
Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X