Menderita "Sakit Tak Tertahankan", Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Kompas.com - 22/10/2019, 17:35 WIB
Foto yang dirilis Divisi Media Kepresidenan Filipina (PPD) pada 22 Oktober 2019 menunjukkan Presiden Rodrigo Duterte berjalan menggunakan tongkat sembari berbicara dengan putrinya, Sara Duterte-Carpio. Duterte dilaporkan harus mempersingkat kunjungannya ke Jepang karena menderita sakit tak tertahankan. AFP/Presidential Photographers Divis/KING RODRIGUESFoto yang dirilis Divisi Media Kepresidenan Filipina (PPD) pada 22 Oktober 2019 menunjukkan Presiden Rodrigo Duterte berjalan menggunakan tongkat sembari berbicara dengan putrinya, Sara Duterte-Carpio. Duterte dilaporkan harus mempersingkat kunjungannya ke Jepang karena menderita sakit tak tertahankan.

MANILA, KOMPAS.com - Presiden Filipina Rodrigo Duterte mempersingkat kunjungan ke Jepang setelah menderita " sakit tak tertahankan" di tulang punggung.

Pemimpin 74 tahun itu mengalami cedera pinggul setelah mengalami kecelakaan pada pekan lalu, demikian dilaporkan AFP Selasa (22/10/2019).

Baca juga: Presiden Filipina Duterte Alami Kecelakaan Sepeda Motor di Kompleks Istana

Kondisi kesehatan Duterte pun menjadi perbincangan setelah pada awal Oktober ini, dia mengaku menderita penyakit autoimun.

Pernyataan dari juru bicara kepresidenan Salvador Panelo menerangkan, presiden berjuluk The Punisher itu bakal meninggalkan Jepang lebih cepat dari awal.

Duterte berada di Negeri "Sakura" untuk menghadiri upacara penobatan Naruhito sebagai Kaisar Jepang, menggantikan ayahnya, Kaisar Akihito, yang mengundurkan diri.

"Istana mengumumkan presiden akan mempersingkat kunjungannya karena rasa sakit yang tak tertahankan di tulang belakang dekat tulang pinggul," jelas Panelo.

Dia menjelaskan, rasa sakit itu merupakan "konsekuensi" karena presiden yang akrab dipanggil Digong itu jatuh dari motor di halaman istana.

Duterte jatuh 10 hari setelah mengaku mengidap myasthenia gravis, sebuah kondisi medis yang bisa berakibat kepada komplikasi serius.

Teka-teki mengenai kondisinya terus bergulir sejak dia berkuasa pada 2016, di mana dia sering absen dalam acara atau membahas penyakitnya saat berpidato.

Sebelumya dia berseloroh harus meminum fentanyl, sebuah obat pengusir rasa sakit, karena cedera tulang belakang yang dideritanya dalam kecelakaan motor saat muda.

Dia menerangkan, dokternya sampai harus menghentikan pemakaian fentanyl setelah tahu bahwa dia mengonsumsi lebih dari dosis yang disarankan.

Duterte juga mengaku menderita migrain dan penyakit lain. Termasuk Buerger yang ditandai dengan peradangan pembuluh darah, biasanya karena merokok.

Mantan Wali Kota Davao itu dilaporkan datang dalam upacara penobatan Kaisar Naruhito menggunakan kruk untuk membantuya berjalan.

Namun Panelo menjanjikan publik Filipina bahwa mereka tidak perlu mengkhawatirkan baik kondisi maupun kesehatan Duterte.

Baca juga: Di Rusia, Duterte Ungkap Kondisi Kesehatan Terbarunya

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Internasional
Menyeberang Sambil Pakai 'Headphone' dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Menyeberang Sambil Pakai "Headphone" dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Internasional
Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Internasional
Mantan Model Playboy Ini Berniat 'Nyalon' Jadi Presiden Kroasia

Mantan Model Playboy Ini Berniat "Nyalon" Jadi Presiden Kroasia

Internasional
Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Internasional
Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Internasional
Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Internasional
Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Internasional
Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Internasional
Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Internasional
Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Internasional
Kaitkan Kebakaran Hutan dengan Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis, Bintang Rugbi Australia Ini Dikecam

Kaitkan Kebakaran Hutan dengan Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis, Bintang Rugbi Australia Ini Dikecam

Internasional
AS Kini Tak Pandang Permukiman Israel di Tepi Barat Ilegal

AS Kini Tak Pandang Permukiman Israel di Tepi Barat Ilegal

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kapal Induk China Berlayar ke Selat Taiwan | Media Inggris Soroti Plastik di Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Kapal Induk China Berlayar ke Selat Taiwan | Media Inggris Soroti Plastik di Indonesia

Internasional
Dikurung di Penjara Manusia, Beruang Ini 'Dibebaskan' Setelah 15 Tahun

Dikurung di Penjara Manusia, Beruang Ini "Dibebaskan" Setelah 15 Tahun

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X