Penyandang Disabilitas Ini Diminta "Lepaskan Celana" oleh Petugas Bandara India

Kompas.com - 22/10/2019, 16:19 WIB
Kuhu Das (berdiri, kiri) dan Jeeja Ghosh (duduk di kursi roda), dua aktivis penyandang disabilitas. Keduanya mengungkapkan dipermalukan petugas bandara di Kolkata, India, akhir pekan lalu. Kuhu Das via BBCKuhu Das (berdiri, kiri) dan Jeeja Ghosh (duduk di kursi roda), dua aktivis penyandang disabilitas. Keduanya mengungkapkan dipermalukan petugas bandara di Kolkata, India, akhir pekan lalu.

KOLKATA, KOMPAS.com - Seorang aktivis sekaligus penyandang disabilitas India mengungkapkan petugas bandara memintanya untuk "menurunkan celana".

Penyintas polio Kuhu Das diminta untuk tetap melepas calliper, meski dia sudah memberi tahu dia tak bisa melakukannya tanpa melepas celana.

Adapun Jeeja Ghosh, aktivis yang mengidap celebral palsy, diberi tahu oleh petugas bandara dia tak bisa terbang tanpa mendapat pengawalan.

Baca juga: Masyarakat Masih Diskriminatif Terhadap Penyandang Disabilitas


Diberitakan BBC Senin (21/10/2019), keduanya hendak ke New Delhi untuk menghadiri pertemuan hak bagi penyandang disabilitas perempuan di India.

Setelah melayangkan protes, keduanya memang diizinkan perjalanan. Namun baik Das dan Ghosh mengatakan mereka "tersinggung dan dipermalukan".

Das yang menderita poilo sejak berusia tiga tahun mengungkapkan, dia mengenakan calliper dengan tangkai titanium selama bertahun-tahun.

Pada Minggu sore (20/10/2019) ketika mereka berada di bandara Kolkata, salah satu polisi perempuan memintanya melepas calliper supaya bisa dimasukkan pemindai.

Ketika Das menolak, polisi itu memanggil temannya yang langsung datang dan mengatakan bahwa dia belum pernah berurusan dengan Das sebelumnya.

"Dia seolah menyatakan bahwa saya berasal dari planet lain. Betapa kejamnya mereka," keluh Das seraya menambahkan, dia belum pernah menghadapi masalah di bandara luar India.

"Sangat tak bisa diterima setiap di India, mereka meminta saya untuk melepaskan calliper yang berarti saya harus melepaskan celana," kecamnya.

Kekesalannya belum berhenti. Seorang staf dari maskapai GoAir menuturkan Ghosh yang duduk di kursi roda baru boleh terbang jika ada pendamping.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ayah di Suriah yang Ajari Anaknya Tertawa Saat Dengar Ledakan Bom: Suatu Hari, Dia Akan Tahu Ini Suara Kematian

Ayah di Suriah yang Ajari Anaknya Tertawa Saat Dengar Ledakan Bom: Suatu Hari, Dia Akan Tahu Ini Suara Kematian

Internasional
Erdogan Ancam Bakal Serang Suriah, Begini Peringatan Rusia

Erdogan Ancam Bakal Serang Suriah, Begini Peringatan Rusia

Internasional
Jika Suriah Tak Tarik Pasukannya, Erdogan Ancam Gelar Operasi Militer 'Secepatnya'

Jika Suriah Tak Tarik Pasukannya, Erdogan Ancam Gelar Operasi Militer "Secepatnya"

Internasional
Mantan PM Australia Sebut Ada Pejabat Malaysia Yakin Pilot Malaysia Airlines MH370 Bunuh Diri

Mantan PM Australia Sebut Ada Pejabat Malaysia Yakin Pilot Malaysia Airlines MH370 Bunuh Diri

Internasional
Pemerintah China Sebut Tindakan AS Curigai Medianya Tak Bisa Diterima

Pemerintah China Sebut Tindakan AS Curigai Medianya Tak Bisa Diterima

Internasional
Strategi China Atasi Virus Corona Dianggap Tepat oleh WHO

Strategi China Atasi Virus Corona Dianggap Tepat oleh WHO

Internasional
Tutup Perbatasan, Rusia Larang Warga China Masuk Negaranya

Tutup Perbatasan, Rusia Larang Warga China Masuk Negaranya

Internasional
WHO Puji Singapura Terkait Penanganan Virus Corona

WHO Puji Singapura Terkait Penanganan Virus Corona

Internasional
Korea Selatan Konfirmasi Lonjakan Kasus Korban Infeksi Virus Corona Sebanyak 50 Persen

Korea Selatan Konfirmasi Lonjakan Kasus Korban Infeksi Virus Corona Sebanyak 50 Persen

Internasional
WNI Penderita Virus Corona di Singapura Dinyatakan Sembuh

WNI Penderita Virus Corona di Singapura Dinyatakan Sembuh

Internasional
Perawat, Orangtua, dan Saudaranya Meninggal di Wuhan akibat Virus Corona

Perawat, Orangtua, dan Saudaranya Meninggal di Wuhan akibat Virus Corona

Internasional
Inggris Bakal Larang Pekerja yang Tak Bisa Bahasa Inggris dan Tidak Terampil

Inggris Bakal Larang Pekerja yang Tak Bisa Bahasa Inggris dan Tidak Terampil

Internasional
Iran Sebut Trump Tidak Berani Perang, Takut Kalah Pilpres

Iran Sebut Trump Tidak Berani Perang, Takut Kalah Pilpres

Internasional
Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess yang Negatif Virus Corona Keluar

Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess yang Negatif Virus Corona Keluar

Internasional
AS Curigai 5 Media China di Bawah Kendali Beijing

AS Curigai 5 Media China di Bawah Kendali Beijing

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X