Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Presiden Filipina Duterte Alami Kecelakaan Sepeda Motor di Kompleks Istana

Kompas.com - 17/10/2019, 21:55 WIB
Agni Vidya Perdana

Penulis

Sumber AFP

MANILA, KOMPAS.com - Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengalami luka-luka dan cedera di bagian pinggulnya, setelah terlibat dalam kecelakaan sepeda motor.

Disampaikan juru bicaranya, presiden berusia 74 tahun itu mengalami kecelakaan di kompleks istana kepresidenan Malacanang, pada Rabu (16/10/2019) malam.

"Presiden terluka di bagian pinggulnya dan mendapat sejumlah goresan," kata juru bicara kepresidenan Filipina, Salvador Panelo, dikutip AFP, Kamis (17/10/2019).

Insiden kecelakaan itu terjadi selang 10 hari setelah Duterte, presiden terpilih tertua Filipina, mengungkapkan bahwa dia menderita myasthenia gravis, sejenis kondisi autoimun yang berpotensi menimbulkan komplikasi serius.

Baca juga: Di Rusia, Duterte Ungkap Kondisi Kesehatan Terbarunya

"Presiden terjatuh dari sepeda motornya saat mencoba meraih sepatunya, yang mengakibatkan cedera ringan, memar dan sedikit goresan pada siku dan lututnya," lanjut Panelo.

Ditambahkan Panelo, yang mengutip pernyataan dari pasangan Duterte, Cielito Avancena, bahwa cedera presiden tidak memerlukan perawatan intensif dan "tidak ada yang perlu dikhawatirkan".

Menurut Panelo, Duterte sedang mencoba memarkitkan sepeda motornya setelah berkeliling di halaman istana. Presiden kini sedang beristirahat.

Sementara menurut Senator Christopher "Bong" Go, yang juga adalah mantan asisten dekat Duterte, presiden terjatuh dari sepeda motor dan mengeluhkan sakit pada bagian pinggul, tetapi tidak sampai dirawat di rumah sakit.

Baca juga: Presiden Filipina Duterte Mengaku Idap Myasthenia Gravis, Apa Itu?

Go juga menunjukkan video yang menunjukkan Presiden Duterte yang mengenakan pakaian formal, tanpa helm atau pelindung lainnya, berkendara di jalan aspal pada malam hari.

Namun video itu tidak menampilkan insiden yang membuat Duterte terluka.

Pertanyaan seputar kondisi kesehatan Duterte telah muncul dan menjadi pembahasan publik sejak dia menjabat pada 2016.

Duterte tak jarang melewatkan agenda terjadwal maupun pertemuan, tetapi dia juga beberapa kali membahas kondisi kesehatan dan penyakit yang dideritanya dalam pidato.

Baca juga: Istana Filipina: Dirumorkan Masuk Rumah Sakit, Duterte Tertawa

Konstitusi Filipina mensyaratkan penyerahan kekuasaan dari presiden kepada wakil presiden, jika presiden meninggal dunia atau dalam kondisi tidak mampu menjalankan tugas karena kondisi kesehatan yang buruk.

Duterte pada 2016 sempat mengungkapkan bahwa dia mengonsumsi obat fentanyl, sejenis penghilang rasa sakit karena cedera tulang belakang yang didapatnya saat kecelakaan sepeda motor.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com