Gempa Filipina Tewaskan 5 Orang, Puluhan Lainnya Luka-luka

Kompas.com - 17/10/2019, 19:46 WIB
Seorang warga berjalan di depan bangunan yang rusak akibat gempa berkekuatan 6,4 di kota Digos, provinsi Davao del Sur, di pulau Mindanao, Filipina. AFP / MANMAN DEJETOSeorang warga berjalan di depan bangunan yang rusak akibat gempa berkekuatan 6,4 di kota Digos, provinsi Davao del Sur, di pulau Mindanao, Filipina.

DAVAO, KOMPAS.com - Lima orang dilaporkan tewas dan puluhan lainnya luka-luka akibat gempa yang melanda Filipina selatan, Rabu (16/10/2019) malam.

Gempa berkekuatan 6,4 yang melanda wilayah Mindanao itu juga menimbulkan puluhan rumah rusak parah, bahkan rata dengan tanah.

Pihak berwenang melaporkan pada Kamis (17/10/2019), setidaknya lima orang tewas dan 53 lainnya luka-luka.

Tiga korban tewas akibat tanah longsor dan satu orang tertimpa dinding bangunan yang runtuh. Sementara satu lainnya meninggal akibat serangan jantung yang fatal, menurut Dewan Nasional Manajemen dan Pengurangan Risiko Bencana.

Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan di kota-kota besar di Pulau Mindanao.

Baca juga: Filipina Diguncang Gempa Bermagnitudo 6,4, Ratusan Warga Menyelamatkan Diri

Kantor seismologi Filipina telah mencatat lebih dari 300 gempa susulan dengan getaran yang lebih lemah dari gempa utama, namun pihak berwenang mengatakan tidak memperkirakan jumlah korban akan meningkat secara signifikan.

Juru bicara dewan kebencanaan, Mark Timbal, mengatakan kepada televasi lokal bahwa mereka belum menerima laporan tentang orang hilang di daerah yang dilanda gempa.

"Orang-orang telah kembali ke rumah. Mereka baik-baik saja sekarang, tidak seperti tadi malam saat mereka ketakutan dan tidur di jalan-jalan di samping rumah mereka," kata petugas keamanan sipil kota Magsaysay, Zaldy Ortiz, kepada AFP.

Pemerintah setempat mengumumkan meliburkan sekolah dan kantor-kantor pemerintah di Magsaysay, tempat terjadinya tanah longsor, untuk memungkinkan petugas pengawas bangunan memeriksa kerusakan pada struktur bangunan.

Baca juga: Filipina Kembali Diguncang Gempa, Kali Ini Berkekuatan 6,4

Aliran listrik sedang dipulihkan di kota-kota besar, sementara kerusakan yang cukup signifikan dilaporkan ditemukan pada beberapa bangunan rumah sakit, gedung pemerintah, sekolah, gereja, dan rumah-rumah warga.

Di kota General Santos, petugas pemadam kebakaran, pada Kamis (17/10/2019), telah berhasil memadamkan api yang muncul di pusat perbelanjaan tak lama setelah gempa.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

China Tuduh AS Berusaha 'Menghancurkan' Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

China Tuduh AS Berusaha "Menghancurkan" Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

Internasional
Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Internasional
Sandera 3 Nelayan Indonesia, Kelompok Abu Sayyaf Minta Tebusan Rp 8 Miliar

Sandera 3 Nelayan Indonesia, Kelompok Abu Sayyaf Minta Tebusan Rp 8 Miliar

Internasional
Jalankan Bisnis Penipuan Online dari Penjara, Napi Ini Raup Rp 14 Miliar

Jalankan Bisnis Penipuan Online dari Penjara, Napi Ini Raup Rp 14 Miliar

Internasional
Pelatih Kebugaran Meksiko Ini Ditemukan Tewas Ditembak dan Ditikam di Rumahnya

Pelatih Kebugaran Meksiko Ini Ditemukan Tewas Ditembak dan Ditikam di Rumahnya

Internasional
Kim Jong Un Tolak Undangan dari Presiden Korea Selatan

Kim Jong Un Tolak Undangan dari Presiden Korea Selatan

Internasional
Didesak Indonesia, DK PBB Keluarkan Status Ilegal Pemukiman Israel di Palestina

Didesak Indonesia, DK PBB Keluarkan Status Ilegal Pemukiman Israel di Palestina

Internasional
Video Ungkap Momen Polisi Selamatkan Bocah 8 Tahun yang Diculik

Video Ungkap Momen Polisi Selamatkan Bocah 8 Tahun yang Diculik

Internasional
Berkunjung ke Thailand, Paus Fransiskus Temui Pemimpin Tertinggi Agama Buddha

Berkunjung ke Thailand, Paus Fransiskus Temui Pemimpin Tertinggi Agama Buddha

Internasional
Akhirnya, DPR AS Sahkan UU Mendukung HAM dan Demokrasi Hong Kong

Akhirnya, DPR AS Sahkan UU Mendukung HAM dan Demokrasi Hong Kong

Internasional
Trump Disebut Perintahkan Tekan Ukraina untuk Selidiki Joe Biden

Trump Disebut Perintahkan Tekan Ukraina untuk Selidiki Joe Biden

Internasional
Takut Harga Minyak Naik, Trump Tak Menentang Putra Mahkota Saudi soal Pembunuhan Khashoggi

Takut Harga Minyak Naik, Trump Tak Menentang Putra Mahkota Saudi soal Pembunuhan Khashoggi

Internasional
Israel Gelar 'Serangan Skala Besar' terhadap Iran di Suriah

Israel Gelar "Serangan Skala Besar" terhadap Iran di Suriah

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Rudal Iran Tak Tertandingi di Timur Tengah | Pria 74 Tahun Ceraikan Istri 21 Tahun

[POPULER INTERNASIONAL] Rudal Iran Tak Tertandingi di Timur Tengah | Pria 74 Tahun Ceraikan Istri 21 Tahun

Internasional
Gajah Bernama Osama bin Laden Ini Mati Setelah Injak 5 Orang hingga Tewas

Gajah Bernama Osama bin Laden Ini Mati Setelah Injak 5 Orang hingga Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X