Pria Rusia yang Klaim Apple Mengubahnya Jadi Gay Cabut Gugatan

Kompas.com - 17/10/2019, 17:28 WIB
Ilustrasi LGBT. SHUTTERSTOCKIlustrasi LGBT.

MOSKWA, KOMPAS.com - Pria Rusia yang mengklaim Apple sudah mengubahnya menjadi gay dilaporkan mencabut gugatan karena ketakutan akan kehidupan pribadinya.

Si pengacara, Sapizhat Gusnieva, yang mengungkapkan keinginan kliennya itu di hadapan awak media setelah sidang pertama di pengadilan MOskwa.

Baca juga: Pria Rusia Gugat Apple karena Membuatnya Menjadi Gay

"Dia tidak ingin melanjutkan gugatan ini," terang Gugatan mengomentari pria bernama DE Razumilov, seperti dikutip AFP Kamis (17/10/2019).

Gusnieva mengatakan, Razumilov menghadapi tekanan daring setelah para haters menemukan informasi pribadinya, dan pendukung Apple menulis kecaman untuknya.

Dia memutuskan untuk tidak lagi melanjutkan gugatan karena dia harus hadir dalam rangkaian sidang, dan berpotensi menerima hujatan lebih banyak.

Dalam materi awalnya, Razumilov mengklaim Apple mengubahnya menjadi gay lantaran saat itu, dia tengah memesan Bitcoin melalui aplikasi iPhone.

Namun yang keluar malah mata uang lain bernama "GayCoin" disertai dengan catatan "jangan menyimpulkan sebelum Anda mencobanya".

Setelah itu, pria Rusia tersebut mengklaim dia putus dengan pacarnya dan menjalin hubungan dengan pria, yang membuatnya malu.

Razumilov menuntut ganti rugi 1 juta rubel, sekitar Rp 221,1 juta, dari Apple, dengan juru bicara menolak berkomentar dalam sidang.

Homofobia diberitakan masih berkembang di Rusia di mana terdapat laporan serangan dan pelanggaran hak terhadap kalangan LGBT.

Pada 2013, MOskwa sempat memperkenalkan aturan yang menentang "propaganda gay", di mana UU itu melarang segala "promosi gaya hidup non-tradisional bagi anak di bawah umur".

Namun pada dasarnya, peraturan tersebut melarang aktivitas LGBT meski masih dilaporkan ada kegiatan di sejumlah kota besar Negeri "Beruang Merah".

Baca juga: Polisi Masih Buru Penyebar Poster Hoaks Private Party Gay di Serpong

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria India Ini Sembah Trump sebagai Dewa dan Buatkan Patung Untuknya

Pria India Ini Sembah Trump sebagai Dewa dan Buatkan Patung Untuknya

Internasional
Kasus Dugaan Infeksi Virus Corona di Zimbabwe Negatif, WHO Tetap Peringati Negara-negara di Afrika

Kasus Dugaan Infeksi Virus Corona di Zimbabwe Negatif, WHO Tetap Peringati Negara-negara di Afrika

Internasional
Pria Jepang Dikabarkan Terjangkit Virus Corona Selepas Berkunjung ke Indonesia

Pria Jepang Dikabarkan Terjangkit Virus Corona Selepas Berkunjung ke Indonesia

Internasional
Presiden Korea Selatan Naikkan Status Infeksi Virus Corona di Level Tertinggi

Presiden Korea Selatan Naikkan Status Infeksi Virus Corona di Level Tertinggi

Internasional
6 Orang Meninggal karena Virus Corona, Iran Tutup Sekolah hingga Larang ke Bioskop

6 Orang Meninggal karena Virus Corona, Iran Tutup Sekolah hingga Larang ke Bioskop

Internasional
Kasus Infeksi Virus Corona di Korea Selatan dan Italia Melonjak, Begini Langkah Pemerintahnya

Kasus Infeksi Virus Corona di Korea Selatan dan Italia Melonjak, Begini Langkah Pemerintahnya

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Ayah di Suriah Ajari Anaknya Tertawa Dengar Ledakan Bom | Kisah Korban Bully Quaden Bayles

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Ayah di Suriah Ajari Anaknya Tertawa Dengar Ledakan Bom | Kisah Korban Bully Quaden Bayles

Internasional
Terinspirasi Kisah Agatha Christie, Pria Ini Bunuh Tetangganya Pakai Minuman Soda

Terinspirasi Kisah Agatha Christie, Pria Ini Bunuh Tetangganya Pakai Minuman Soda

Internasional
Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Internasional
Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Internasional
Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Internasional
2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

Internasional
Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Internasional
Kasus Virus Corona Per 23 Februari 2020, 2.400 Orang Meninggal, 76.000 Terinfeksi

Kasus Virus Corona Per 23 Februari 2020, 2.400 Orang Meninggal, 76.000 Terinfeksi

Internasional
Dalam 24 Jam, Italia Umumkan 2 Korban Meninggal dan 79 Kasus Infeksi Virus Corona

Dalam 24 Jam, Italia Umumkan 2 Korban Meninggal dan 79 Kasus Infeksi Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X