Wanita Indonesia Ini Masuk dalam 100 Perempuan Berpengaruh Dunia Versi BBC

Kompas.com - 17/10/2019, 15:45 WIB
Swietenia Puspa Lestari masuk dalam daftar 100 perempuan berpengaruh dunia 2019 versi BBC. Swietenia masuk dalam daftar setelah mendirikan organisasi penyelam yang fokus pada masalah sampah di laut. via BBCSwietenia Puspa Lestari masuk dalam daftar 100 perempuan berpengaruh dunia 2019 versi BBC. Swietenia masuk dalam daftar setelah mendirikan organisasi penyelam yang fokus pada masalah sampah di laut.

LONDON, KOMPAS.com - Seorang wanita Indonesia masuk ke dalam daftar 100 perempuan berpengaruh dunia pada 2019 ini versi media Inggris BBC.

Swietenia Puspa Lestari berada dalam daftar karena perannya sebagai pendiri Yayasan Divers Clean Action (Yayasan Penyelam Lestari Indonesia).

DCA merupakan organisasi yang fokus kepada isu sampah di lautan dengan visi menciptakan peta sampah laut modern di Indonesia sebagai data untuk mengambil tindakan terhadap polusi laut.

Baca juga: KPU Sebut Jumlah Bacaleg Perempuan Berpengaruh Besar dalam Verifikasi

Saat ini seperti dilansir BBC Rabu (16/10/2019), mereka mempunyai sekitar 1.500 penyelam yang berpartisipasi baik di Indonesia maupun Asia Tenggara.

Swietenia Puspa Lestari juga menyebarkan kampanye #nostrawmovement di Indonesia, yang bertujuan menguransi sedotan plastik di 700 restoran.

Berdasarkan pemberitaan dari situs www.greeners.co, perempuan yang akrab disapa Tenia itu sudah melakukan 1.000 penyelaman di berbagai lokasi.

Dari pengalaman sebanyak itu, gadis yang mendapatkan lisensi sejak kelas 1 SMP itu menuturkan dia sudah mengetahui pentingnya laut bebas dari sampah.

Menurut Tenia, jika laut penuh sampah, maka ekosistem dan ikan di dalamnya bakal tercemar. Apalagi, banyak masyarakat Indonesia yang menggantungkan hidup dari laut.

Dia pun mempelajari masalah konservasi laut di Amerika Serikat (AS). Di sana, dia mempelajari cara mapping, clean up, dan campaign terarah.

Sepulangnya dari AS, Swietenia dan dua orang temannya di ITB yang juga punya keresahan yang sama mendirikan Divers Clean Action.

Halaman:


Sumber BBC,Greeners
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X